Gerombolan Begal Motor Spesialis Ojek Online Berhasil Ditangkap Polisi

Polres Pelabuhan Tanjung Perak saat ekspose kasus begal motor spesialis ojek online, sabtu (17/10/2020). (Foto: iNews/Sony Hermawan)

Satuan Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya menangkap sembilan pelaku begal motor spesialis ojek online (ojol). Kawanan ini tergolong sadis dan tak segan melukai para korban.

Modus mereka yakni dengan berpura-pura menjadi penumpang dan minta antar di lokasi tujuan. Saat jalan sepi, mereka mengalungi korban dengan celurit. Korban yang ketakutan lantas meninggalkan motor. Selanjutnya pelaku dengan leluasa membawa kabur motor korban.

“Pengungkapan ini berawal dari penangkapan satu pelaku dan berkembang ke yang lain. Mereka ini terlibat kasus pencurian dengan pemberatan. Ada lima laporan polisi di Sidoarjo, Gresik, Lamongan maupun Surabaya,” ujar Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya AKBP Ganis Setyaningrum, Sabtu (17/10/2020) seperti dilansir dari iNews.id.

Baca Juga :  Bukan Gojek! Ini 4 Unicorn Singapura, Salah Satunya Grab

Salah satu pelaku begal yakni Edi Mustofa. Dia mengakui perbuatannya telah merampas dua motor pengendara ojol dengan berbekal celurit untuk mengancam korban.

“Saya order offline minta diantarkan ke tujuan. Saat dijalan saya ambil motor mereka,” katanya.

Sementara itu, Yudho Winarno pengendara ojek online yang jadi korban begal mengaku sangat senang motornya bisa kembali. Dia juga memuji kinerja polisi karena dapat cepat menangkap pelaku dan mengembalikan motornya yang hilang selama sebulan.

“Saya jadi korban begal pada 16 September, jam 11-an malam. Saya senang akhirnya motor bisa kembali,” ucapnya.

Atas perbuatannya, sembilan pelaku dijerat dengan Pasal 365 KUHP dengan ancaman penjara maksimal 12 tahun. Sejumlah barang bukti berupa sembilan motor curian juga telah dikembalikan kepada para korbannya.

Baca Juga :  Viral! Ridwan Kamil Buru Driver Ojek Online asal Bogor, Ini Penyebabnya

(TOW)

Loading...