Gerak Cepat, Polantas Bantu Penumpang Ojek Online yang Mau Melahirkan

Polantas bantu Megawati melahirkan

Saat lakukan kegiatan razia masker, Polantas temukan seorang ibu muda yang sedang dalam kondisi hamil tua dan siap melahirkan. Ketuban wanita asal Cengkareng, Jakarta Barat itu sudah pecah ketika naik ojek online menuju puskesmas terdekat, Rabu 3 Maret 2021.

Kanit Lantas Kalideres AKP Arif Rahman mengatakan, saat itu pihaknya tengah mengadakan razia masker bersama Satpol PP di Jalan Daan Mogot, Kalideres, Jakarta Barat.

Dilansir dari VIVA.co.id, namun ketika tengah gelar razia, seorang pria berjaket ojek online datang menghampiri polisi, driver gojek tersebut meminta tolong ke polisi lalu lintas yang ikut dalam razia masker tersebut.

Dia minta tolong karena penumpangnya sudah dalam keadaan siap melahirkan. Katanya ketubannya sudah pecah,” ungkap Arif dikonfirmasi Rabu 3 Maret 2021.

Baca Juga :  Kisah 9 Artis, Pernah Jadi Driver Ojol hingga Taksi Online, Semangatnya Patut Ditiru!

Mendapat permintaan tolong tersebut, pihak Polantas segera menghentikan pengendara mobil yang melintas.

Polantas meminta pengendara mobil untuk antarkan ibu hamil yang bernama Megawati itu Puskesmas terdekat di Puskesmas Cengkareng.

Sebagian Polantas pun ikut di dalam mobil yang ditumpangi ibu tersebut. Sebagian lain menaiki motor untuk memberi jalan mobil yang mengakut wanita hamil tersebut.

Beruntung Megawati sampai tepat waktu di Puskesmas Cengkareng. Pihak tenaga medis langsung membantu Megawati menuju ke ruang persalinan.

Anaknya selamat. Katanya ini prosesi lahiran keduanya,” ujarnya.

Berdasarkan keterangan Megawati, dirinya mengaku merupakan warga Semanan. Saat itu ia tengah bekerja di daerah Kalideres.

Tiba-tiba saja ia merasa kontraksi. Akhirnya Megawati inisiatif memesan ojek online. Di tengah perjalanan kondisi Megawati semakin gawat. Ketubannya sudah pecah di perjalanan.

Baca Juga :  Berkat Keberanian Driver Ojek Online, Polisi Berhasil Tangkap Penjambret di Mangga Besar

Melihat hal itu pengemudi Ojol menghampiri kami yang bertugas dan meminta pertolongan,” ujar Arif.

(TOW)

Loading...