Genjot Pelayanan Dokumen Kependudukan, Disdukcapil Tangsel Gandeng Ojek Online

Wali Kota Tangsel, Airin Rachmi Diany di Kantor Disdukcapil Kota Tangsel saat meresmikan program Sianduk. Warta Kota/Rizki Amana

Dinas Pendudukan dan Catatan Sipil Kota Tangerang Selatan (Disdukcapil Kota Tangsel) menggandeng para provider ojek online (ojol) guna menggenjot pelayanan dokumen kependudukan.

Pasalnya sejak dilanda pandemi covid-19, pihak Disdukcapil membatasi pelayanan secara langsung hingga berimbas penurunan pelayanan dokumen kependukukan.

“Biasanya rata-rata sebelum pandemi covid ini biasanya bisa melayani 2.000 kegiatan tapi sekarang ini hanya 300. Mudah-mudahan kerjasama dengan ojek online ini bisa memudahkan untuk mengantar dan mengirim sehingga interaksi antar masyarakat juga tidak begitu banyak,” kata Wali Kota Tangsel, Airin Rachmi Diany di Kantor Disdukcapil Kota Tangsel, Cilenggang, Serpong, Jumat (2/10/2020) seperti dilansir dari Warta Kota.

Kerjasama sistem drive thru ini nantinya, kata Airin dapat meminimalisir penitipan yang terjadi dari warga yang sedang berproses membuat dokumen kependudukan kepada seseorang yang ditugaskan.

Baca Juga :  TOKP Minta Kejelasan Soal Larangan Ambil Penumpang di Bandara YIA

“Kalau dulu kan minta tolong orang, kalau sekarang minta tolong gojek jadi biayanya ke gojek antar masuknya. Biasanya dulu kan kesulitan saya bekerja saya tidak sempat waktu ke gerai Dukcapil atau kecamatan, tapi dengan gojek ini mudah-mudahan membantu kita yang penting kan bisa sampai tepat sasaran karena dokumen penting. Mudah-mudahan ini juga memudahkan masyarakat dan transparansi,” jelas Airin.

Sementara itu, Kepala Disdukcapil, Dedi Budiawan menjelaskan dalam sistem pengiriman dokumen kepedudukan (Sianduk) terdapat dua pelayanan.

Pelayanan pertama berupa perbaikan dokumen kependudukan dari warga yang bersangkutan.

“Jadi stepnya, kan ada dua model. Kalau yang pertama itu yang tidak perlu diupdate, misalkan KTP hilang, KTP rusak, atau punya KK tapi belum punya KTP. Nah itu bisa mengirim langsung dari rumah, apliaksi ini, mau Gojek atau mau Grab,” jelas Dedi.

Baca Juga :  Alami Kecelakaan, Pengemudi Ojek Online Meninggal Dunia di Lokasi

Sementara pada pelayanan yang kedua berupa pembuatan dokumen baru bagi warga yang bersangkutan.

Untuk pelayanan itu, warga yang bersangkutan terlebih dahulu mendaftarkan diri ke tingkat kelurahan dan kecamatan setempat.

“Cara yang kedua itu kalau harus diupdate, contoh perbaikan KK (Kartu Keluarga), pembuatan akta kelahiran, itukan harus diinput ke kelurahan. Nah si masyarakat datang dulu ke kelurahan, setelah diverifikasi, lalu si amplop tadi disegel oleh petugas kita, nanti si warga milih, mau dikolektif atau mau bapak-ibu sendiri,” jelasnya.

Adapun program Sianduk ini bakal dimulai pada Senin, 5 Okteober 2020.

(TOW)

Loading...