Fasilitasi Warung di Dalam Jaringannya, Warung Pintar Gandeng GrabMart

Gandeng GrabMart, Warung Pintar Targetkan 400 Warung Terdigitalisasi Akhir 2020. ©2020 Merdeka.com

Gandeng GrabMart, Warung Pintar memfasilitasi warung-warung di dalam jaringannya untuk berdagang secara digital. Saat ini, pengguna dapat langsung melakukan pemesanan dengan GrabMart melalui aplikasi dan dilayani pula oleh Juragan Warung Pintar pada platform yang sama.

Kolaborasi antara Warung Pintar dan GrabMart sendiri telah berlangsung sejak akhir Juni 2020. Terhitung September 2020, terdapat belasan warung di wilayah Jakarta dan sekitarnya yang secara konsisten menggunakan layanan GrabMart untuk bertransaksi dengan pelanggan.

“Minuman ringan, bahan makanan, perlengkapan rumah tangga, dan perawatan pribadi merupakan beberapa komoditas utama yang paling banyak dicari masyarakat untuk memenuhi kebutuhan hariannya di warung. Dengan adanya perubahan tren, di mana orang-orang merasa lebih aman bila berbelanja online, kami mencoba menjangkau para pengguna dan memenuhi kebutuhannya secara digital melalui GrabMart,” ujar Agung Bezharie Hadinegoro, CEO dan Co-Founder, Warung Pintar dalam keterangan persnya, Kamis (17/9) seperti dilansir dari Merdeka.com.

Baca Juga :  Riset CSIS Menyatakan, Seluruh Mitra Grab di Medan Mengalami Peningkatan Kualitas Hidup

Menurut Agung, terlepas dari fokus utama Warung Pintar kepada Juragan, pelanggan pun harus tetap dijadikan prioritas mengingat posisi pelanggan yang berperan sangat penting dalam ekosistem warung.

“Kerja sama dengan Warung Pintar kami harap dapat membantu mendorong digitalisasi usaha tradisional yang akan mempercepat pemulihan ekonomi di masa pandemi dan memastikan lebih banyak masyarakat dapat mengambil manfaat dari ekonomi digital,” jelas Hadi Surya Koe, Head of Marketing GrabFood, Grab Indonesia.

Selama pandemi, Grab Indonesia juga telah mendigitalisasi lebih dari 185.000 UMKM dan 32.000 pedagang tradisional di ratusan kota di Indonesia dalam ekosistem digital Grab.

Di awal pandemi, 93 persen Juragan Warung Pintar sempat mengalami penurunan pendapatan hingga 28 persen. Dengan menggunakan GrabMart, Juragan Warung Pintar memperoleh peningkatan pendapatan hingga 50 persen, bahkan mencapai lebih dari 50 juta per bulan. Tidak hanya itu, jumlah pelanggan masing-masing warung pun mengalami peningkatan antara 200 – 800 setiap bulannya.

Baca Juga :  Di Tengah Pandemi, Begini Cara Grab Bantu UMKM Go Digital

Dengan lebih dari 47,000 warung di Indonesia yang tergabung dalam jaringan Warung Pintar, Warung Pintar menargetkan sedikitnya 400 warung yang bisa diakses menggunakan GrabMart di wilayah Jabodetabek, Bandung, dan Surabaya, hingga akhir tahun 2020.

Dengan jumlah warung yang terus meningkat lebih dari 30 persen setiap bulannya, Agung optimis penggunaan GrabMart oleh Juragan Warung Pintar akan terus meningkat dan semakin luas jangkauannya.

“Dari dulu, warung terbukti selalu menjadi penyokong ekonomi Indonesia dan, harapannya, warung dapat bertumbuh sebagaimana kita tumbuh bersama warung. Di masa-masa seperti inilah solidaritas kita dipacu dan solusinya adalah dengan bangga menggunakan produk maupun layanan buatan Indonesia,” terang Agung.

Baca Juga :  Grab, Tawarkan 3 Keunggulan Belanja di GrabMart

(TOW)

Loading...