Empat Tips Mencegah Dehidrasi Saat Puasa

(healthcautions) Ilustrasi dehidrasi atau tubuh kekurangan cairan.

Saat berpuasa, frekuensi makan jadi berkurang dan otomatis asupan energi pun berkurang. Berdasarkan European Journal of Clinical Nutrition seperti dikutip dari Nature, salah satu tantangan yang dialami orang saat puasa adalah tidak adanya asupan cairan selama lebih dari 12 jam sehingga rentan mengalami dehidrasi.

Puasa adalah kewajiban bagi umat Islam, tapi menjaga kesehatan juga tak kalah penting agar bisa menjalani ibadah dengan maksimal. Yakni dengan mencukupi cairan tubuh ketika sahur dan buka puasa. Bagaimana caranya? Dubai Health Authority (DHA) memberikan empat tips mencegah dehidrasi saat puasa, dilansir Emirates 24/7.

1. Tetap Minum Air Sesuai Kebutuhan

Meskipun kamu tidak minum dari Subuh hingga Maghrib, aturan minum 8-12 gelas per hari sebaiknya tetap diikuti. Setelah berbuka dengan yang manis, ikuti dengan minum air putih secara bertahap hingga malam, dan saat sahur. Sangat disarankan minum air putih atau infused water, dan hindari minuman mengandung kafein seperti kopi, teh atau soft drink.

Dijelaskan pakar nutrisi Maryam Rehma Al Shamsi dari Health Education Section Clinical Nutrition Department DHA, kafein meningkatkan pengeluaran sodium dalam urin. Sodium diperlukan tubuh saat berpuasa jadi jika terlalu banyak keluar dari tubuh bisa meningkatkan risiko dehidrasi. Jika ingin minum selain air putih bisa memilih jus buah segar tanpa tambahan gula.

2. Pilih Makanan Sehat

Tak hanya minuman, makanan juga berperan penting menjaga hidrasi tubuh ketika berpuasa. Pakar diet dari Health Education di Rumah Sakit Hatta, Dubai Muna Shammar mengatakan bahwa diet harus dijaga keseimbangannya dengan berbagai jenis makanan seperti sayuran, buah-buahan, protein, makanan berkalsium tinggi dan sedikit camilan mengandung garam.

Hindari makanan yang terlalu tinggi kandungan lemaknya seperti ayam goreng, kentang goreng atau makanan berlemak lainnya. Kurangi juga makanan pedas dan yang tinggi gula. Muna menyarankan, cara paling sehat untuk buka puasa adalah dengan beberapa butir kurma, diikuti dengan sup ayam hangat atau satu cangkir yoghurt. Salad sayuran juga baik dikonsumsi untuk mencegah konstipasi. Baru setelah itu lanjutkan makan berat.

Saat sahur, kamu disarankan mengonsumsi makanan yang tidak terlalu berat. Misalnya salad atau buah-buahan berserat tinggi. Makanan dengan kandungan potassium tinggi seperti pisang akan menjaga tubuh tetap terhidrasi dalam waktu yang lebih lama. Pilihan lainnya adalah roti gandum atau oatmeal, karena serat berfungsi mengikat air sehingga pelepasannya dari tubuh juga lebih lama.

3. Harus Makan Sahur

Ada alasannya kenapa umat Islam yang berpuasa disunnahkan untuk sahur. Melewatkan sahur tidak hanya membuat tubuh merasa lemas tapi juga berisiko menyebabkan dehidrasi karena kurang asupan cairan.

Maryam menyarankan, jika memungkinkan kamu menyantap sahur sedekat mungkin dengan waktu tibanya Imsak, kira-kira 30 menit hingga 1 jam sebelumnya. Hal ini untuk memperlambat tubuh menjadi lemas karena asupan nutrisi terlalu cepat dicerna.

4. Jangan Terlalu Banyak Beraktivitas

Jika tetap ingin olahraga sebaiknya lakukan beberapa penyesuaian. Hindari olahraga di pagi atau siang hari karena akan meningkatkan kemungkinan kamu dehidrasi akibat keluarnya keringat. Disarankan berolahraga 30 menit atau dua jam setelah berbuka puasa. Sebelum olahraga, minumlah 1 sampai 3 gelas air putih dan satu gelas lagi setelahnya.

Artikel ini telah tayang di https://wolipop.detik.com/health-and-diet/d-4999977/4-tips-agar-tidak-dehidrasi-saat-berpuasa?tag_from=wp_nhl_6&_ga=2.176731301.1857266881.1588310048-859681887.1585241276

Loading...