Electrum Bakal Memasok 2 Juta Sepeda Motor Listrik di Tanah Air

Ilustrasi sepeda motor listrik (Dok. GoTo)

Transonlinewatch.com – Perusaahan patungan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) dan PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA) di bisnis kendaraan listrik, Electrum, menyatakan bakal memasok sebanyak 2 juta sepeda motor listrik di Tanah Air.

Nantinya, melalui kendaaraan listrik ini, Electrum akan turut membantu grup ride-hailing atau jasa transportsi online Gojek mengubah armadanya menjadi kendaraan listrik secara penuh pada 2030 mendatang.

Sebagaimana diketahui, perusahaan patungan tersebut dibentuk untuk memperluas ekosistem kendaraan listrik yang sedang berkembang di Indonesia. Hal tersebut juga sejalan dengan kebijakan Presiden Joko Widodo baru-baru ini yang telah menerbitkan Instruksi Presiden (Inpres) mengenai percepatan penggunaan kendaraan listrik sebagai kendaraan dinas. Inpres diterbitkan usai pemerintah mengerek harga BBM.

Pada bulan Februari, Electrum juga bekerja sama dengan Pertamina dan Gogoro, pembuat skuter listrik, untuk meningkatkan infrastruktur kendaraan listrik (EV) negara Asia Tenggara dan memasok kendaraan non-emisi ke Gojek. Kolaborasi tersebut termasuk e-bikes Gesits, yang dibuat oleh Wika Industri Manufaktur milik negara.

Melansir situs Nikkei Asia, Presiden Direktur Electrum sekaligus Wakil Presiden Direktur TBS Pandu Sjahrir, mengatakan dirinya membutuhkan penggebrak yang memiliki potensi untuk beralih ke solusi yang inovatif. Dia meyakini bahwa usaha itu akan berhasil. Sebab, katanya saat ini dunia sedang khawatir tentang perubahan iklim yang ekstrim dan sedang mencari solusi untuk mengatasi masalah tersebut.

Meskipun target Gojek menjadi serba listrik pada tahun 2030, namun Sjahrir ingin mencapai perubahan secepat mungkin. Dia menambahkan untuk mempercepat langkah secara signifikan, sangat perlu didukung oleh pemerintah melalui kebijakan publik.

Untuk diketahui, GoTo memiliki lebih dari 2 juta pengemudi terdaftar untuk layanan ride-hailing dan pengiriman Indonesia yang sebagian besar menggunakan sepeda motor, bahkan mobil.

Selain itu, terkait rencana Indonesia untuk memindahkan ibu kota dari Jakarta ke pulau Kalimantan, Sjahrir yang juga pendiri perusahaan modal ventura AC Ventures, menyatakan minatnya dengan bersyarat untuk berinvestasi di sana.

“Saya dimintai pendapat oleh mereka dan menyampaikan jika kami ingin berinvestasi,” katanya.

(tow) Artikel ini telah tayang di Katadata.co.id

Loading...