Duh, Kenapa Nih Driver Grab Bilang “Aplikator B*bi”

Ilustrasi driver Grab

Dalam era digital, layanan pengiriman paket menjadi semakin penting, terutama dengan meningkatnya aktivitas belanja online.

Di tengah persaingan yang ketat, peran driver menjadi kunci utama dalam memastikan paket sampai ke tangan pelanggan dengan cepat dan aman.

Namun, seiring dengan kemajuan teknologi, muncul perbedaan yang mencolok dalam perhitungan jarak antara aplikasi Grab dan Google Maps yang berdampak langsung pada pendapatan para driver.

Seorang driver Grab mengeluhkan perbedaan yang signifikan dalam perhitungan jarak antara aplikasi Grab dan Google Maps.

Seperti tampak dalam postingan Toro Caayang Umihamiie di Grup Facebook GRAB BIKE JABODETABEK.

“Aplikator b*bi,” ujarnya, Kamis (01/02)

Postingan itu kemudian mendapat komentar dari para driver online lainnya.

Dio Aditya: Buseh jauh uga

Abie Abie: Sameday ya?? Sadis 12 pemberhentian tapi kaya nganter 1 tempat harganya.ngambil untung banyak bnr

Dynatah Dynatah: Agak heran 23 kilo kok bisa argo 150k++ Tapi kalo dari gambar sebelahnya yg 55 kilo . Ya jadi wajar perkilo 2.5k ++

Iwan Nowuse: busyet ntu berapa paket, bisa apa bawa ny pke motor?

Afri Yanto: Kalo argo 150 an emng wajar 50 km an. Mungkin apknya ngebug doang. Kalo real 20 km paling argo 50-60 ribuan

Perbedaan jarak antara aplikasi Grab dan Google Maps menjadi isu yang perlu mendapatkan perhatian serius.

Selain mempengaruhi pendapatan driver, hal ini juga dapat berdampak pada motivasi dan kesejahteraan mereka.

Diperlukan upaya bersama antara perusahaan dan para driver untuk mencari solusi yang adil dan dapat meningkatkan kepercayaan dalam sistem penghitungan jarak pada aplikasi Grab.

(tow)

Loading...