Driver Taksi Online Lebih Ramah Disabilitas daripada Pengemudi Taksi Konvensional

Sejumlah tempat umum dinilai telah memberikan kemudahan pada kaum berkebutuhan khusus terutama bagi disabilitas.Sayangnya, masih banyak warga yang belum menyadari dan mau membantu mereka para difabel.

Pengamat sosial Aria Wiraatmaja mengatakan masih banyak tempat fasilitas umum yang belum memberikan kemudahan pada kaum disabilitas. Ia menyebutkan, stasiun atau tempat penyeberangan orang sulit dilewati para pengguna kursi roda.

Baca:

“Belum lagi stasiun yang harusnya ramah difabel hanya tempat-tempat tertentu saja yang memberikan fasilitas untuk mereka,” ujar Aria, pada NNC, Rabu (05/12/2017).

Menurut Aria, saat era kepemimpinan Presiden Gus Dur,  sejumlah fasilitas bagi pengguna kursi roda sudah dibangun di stasiun Gambir. Seharusnya ada kemajuan dalam pembangunan dengan diikuti di stasiun tempat lainnya. Bandingkan dengan di luar negeri, pemerintah sangat memerhatikan kebutuhan untuk para disabilitas.

Baca Juga :  Mangkal Depan Stasiun Karet, Ojek Online Kerap Timbulkan Kemacetan

Selanjutnya di era Gubernur DKI Jakarta, Sutiyoso, Fawzi Bowo serta Basuki Tjahaya Purnama (Ahok)-Djarot, beberapa fasilitas umum juga telah ramah disabilitas. Misalnya, tempat parkir khusus di mal, gedung, serta beberapa rumah sakit dan lainnya.

Untuk itu, Aria berharap era kepemimpinan Gubernur DKI yang bar uterus meningkatkan dan memperbanyak fasilitas umum ramah bagi disabilitas. “Sebut saja, untuk bus TransJakarta yang sudah ada disediakan era Pak Ahok harusnya makin diperbanyak. Jarak antara bus dan halte pijakan juga harus memudahkan para pengguna kursi roda.”

Sementara itu, Zubaedah penyandang disabilitas mengaku masih banyak taksi yang keberatan untuk digunakan oleh para pengguna kursi roda. “Taksi biasa masih dapat dihitung dengan jari yang mau angkut orang seperti saya. Mereka akan bilang, bagasinya tak bisa menyimpan besarnya kursi roda. Masih bagus taksi online yang lebih banyak membantu kami.”

Baca Juga :  Pilih Taksi Online atau Kredit Mobil?

Ia berharap pemerintah kota Jakarta akan lebih banyak memberikan kemudahan bagi penyandang disabilitas. “Kami sebenarnya bisa mandiri jika fasilitas yang diberikan seperti di luar negeri sangat manusiawi bagi orang-orang seperti kami,” ujar Zubaedah.

(netralnews/tow)

Loading...