Disiplin Kurangi Beban, GOTO Fokus pada Bisnis Inti

ILUSTRASI. Petugas menunjukkan fitur Go Transit disela peluncuran pembayaran tiket KRL Commuter Line di aplikasi Gojek melalui GoTransit di Stasiun Juanda

PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) berencana menjual atau divestasi aset. Divestasi bakal dilakukan untuk aset dari bisnis non-inti.

“Kami akan lanjutkan disipilin untuk kurangi beban. Kami juga mempertimbangkan divestasi aset non-inti, dan tidak investasi yang tidak percepat profit,” ujar CFO GOTO Jacky Co.

GOTO saat ini memang mulai fokus pada bisnis inti. Ada lima bisnis utama GOTO saat ini, yakni GopayCoins, GotoPlus, GopayLater Cicil, Gofood Hemat, dan GoTransit.

Melansir CNBC Indonesia, langkah untuk fokus pada bisnis utama tersebut dilakukan supaya kondisi keuangan tetap terjaga. Terlebih, GOTO tengah mempercepat keuntungan.

Kondisi itu yang membuat manajemen memutuskan untuk ambil langkah percepatan keuntungan.

Jacky menambahkan, pihaknya masih memiliki ketersediaan dana atau kas yang cukup hingga perusahaan mampu membalik kerugian jadi untung.

Kalau pun butuh dana segar, GOTO masih memiliki kesempatan untuk melakukan penambahan modal dengan menerbitkan saham baru. Sebab, GOTO pada April lalu memperoleh persetujuan pemegang saham untuk menggelar aksi korporasi ini.

(tow)

Loading...