Dishub Kabupaten Sleman Keluarkan 9 Izin Taksi Online

Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sleman mengeluarkan 9 izin operasional untuk taksi ‘online’, sedangkan 2 izin masih dalam proses. Belum banyaknya yang mengajukan izin karena pengajuan izin harus berbadan hukum.

“Totalnya ada 11 taksi online yang mengajukan izin. Tapi baru 9 izin operasional yang dikeluarkan oleh Dishub Kabupaten Sleman. Untuk 2 permohonan masih dalam proses,” jelas Kasi Angkutan dan Terminal Dishub Kabupaten Sleman, Wahyu Slamet SIP, Kamis (01/03/2018).

Diterangkan, permohonan izin operasional taksi online ini harus melalui badan hukum seperti koperasi atau perseroan terbatas (PT). Dalam pengurusan, taksi online harus mendapat rekomendasi dari Dishubkominfo DIY.

Setelah itu dibawa ke Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (KP2TSP) DIY. Selanjutnya dimintakan rekomendasi uji KIR dan STNK
di Dishub Kabupaten Sleman.

Baca Juga :  Driver Go-Jek di Palembang Putuskan Offbid Selama Sepekan, Begini Penjelasan Go-Jek

“Kemudian minta lagi rekomendasi untuk rekom izin penyelenggaraan angkutan sewa khusus. Kalau itu sudah didapat, dibawa ke KP2TSP untuk izin angkutan sewa khusus dan kartu pengawas,” terangnya.

Menurut Wahyu, sebenarnya peminat taksi online untuk mengajukan permohonan izin operasional cukup banyak. Namun terkendala harus melalui badan hukum. Sekarang ini, kebanyakan sedang menunggu proses pengesahan badan hukum.

“Mereka (taksi online) banyak yang berminat mengajukan izin. Tapi masih menunggu pengesahan badan hukumnya selesai. Makanya saat ini baru sedikit permohonan yang masuk ke kami,” papar Wahyu didampingi Kepala UPT Pengujian Dishub Kabupaten Sleman Marjana.

Untuk penindakan bagi taksi online yang belum memiliki izin penyelenggaraan angkutan sewa khusus belum ada sanksi. Selama ini masih sebatas pembinaan oleh Dishubkominfo DIY.

Baca Juga :  Kritik Grab Soal Mitranya Rampok Penumpang, YLKI: Tak Ada Jaminan Keselamatan

(krjogja/tow)

Loading...