Dihantam Corona, Perusahaan Taksi Online Kelimpungan Hingga Pangkas Ribuan Karyawan

Krisis yang disebabkan oleh virus corona (covid-19) menyebabkan sejumlah perusahaan rintisan dibidang transportasi online kelimpungan hingga memangkas sejumlah karyawannya.

Uber, perusahaan yang didirikan oleh Travis Kalanick mengumumkan pemangkasan 6.700 karyawan secara global, sedangkan Lyft pesaing utamanya di Amerika juga akan memangkas 982 pegawai.

Selain itu, Ola Perusahaan startup digital transportasi asal India, juga melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 1.400 pegawainya atau atau 35% dari tenaga kerjanya di pasar dalam negeri. Keputusan ini diambil di tengah krisis virus corona (Covid-19) yang menghantam ekonomi.

Ola, yang mendapat dukungan pembiayaan dari SoftBank ini mengatakan, pendapatannya jatuh 95% dalam dua bulan terakhir, karena permintaan taksi online menurun.

Baca Juga :  Dua Terdakwa Kasus Pembunuhan Driver Taksi Online di Palembang Ajukan Banding

Co-Founder sekaligus CEO Ola, Bhavish Aggarwal, mengatakan keputusan ini sangat berat.

“Saya secara personal telah menghabiskan banyak waktu untuk mereview setiap aspek dari keputusan ini terhadap setiap individu yang terdampak. Individu ini telah memainkan peranan penting dalam membangun Ola, dan mereka adalah orang-orang bertalenta,” kata Bhavish dilansir dari CNBC International, Rabu (21/5/2020).

Pemangkasan karyawan ini hanya berlaku di India. Pegawai di unit bisnis pengiriman makanan dan jasa keuangan akan mendapat dampaknya.

Bhavish mengatakan, krisis ini memuat pihaknya harus menghemat arus kas secara agresif, sehingga bisa memiliki kemampuan untuk berinvestasi di masa depan.

Dia juga mengungkapkan bahwa pendapatan perusahaan telah turun 95% dalam dua bulan terakhir.

Baca Juga :  Kritisi Permenhub No. 26/2017, MTI Sebut Pemerintah Tidak Paham Transportasi "Online"

Sejauh ini, Ola telah mendapatkan pendanaan US$ 3,8 miliar atau sekitar Rp 57 triliun dari sejumlah investor seperti SoftBank, Tencent, Hyundai, dan Kia.

(transonlinewatch)

Loading...