Dampingi UMKM Makassar Raih Sertifikat Halal, Gojek Diapresiasi

Gojek melakukan sosialisasi dan pelatihan kepada ratusan mitra usaha GoFood yang terdiri dari berbagai UMKM di Kota Makassar untuk mendaftarkan produk mereka meraih sertifikasi halal.

Gojek melakukan sosialisasi dan pelatihan kepada ratusan mitra usaha GoFood yang terdiri dari berbagai UMKM di Kota Makassar untuk mendaftarkan produk mereka meraih sertifikasi halal.

Dalam proses pendampingan ini, Gojek bersama LPPOM MUI dan Dinas UMKM Sulsel membimbing para mitra UMKM melakukan proses pendaftaran hingga mendapatkan sertifikasi halal bagi produk kuliner mereka yang dikeluarkan secara resmi oleh LPPOM MUI.

Acara yang digelar di Aula Kantor Dinas Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Provinsi Sulawesi Selatan, Kec. Rappocini, Kota Makassar ini dimulai sejak pukul 09.00 hingga 12.00 Wita. Selama jalannya acara, para mitra UMKM didampingi oleh para pendamping LPPOM MUI, Dinas Koperasi & UMKM Sulsel serta Gojek untuk bisa mendapatkan sertifikat halal.

Para mitra UMKM yang telah mendapat sertifikasi halal ini, bisa memasang logo halal di produk mereka di dalam layanan GoFood dalam aplikasi Gojek.

Secara terpisah Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sulsel, H. Ashari Fakhsirie Radjamilo, ”Kegiatan Pemberdayaan UMKM melalui edukasi dan pelatihan sertifikat halal ini merupakan Langkah penting dalam peningkatan pemberdayaan UMKM di Sulawesi Selatan yang hari ini diselenggarakan oleh Gojek bekerjasama dengan Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sulawesi Selatan.”

Sertifikasi halal tidak hanya menjadi suatu keharusan bagi produsen dan pelaku usaha halal, tetapi juga merupakan sebuah langkah strategis untuk memasuki pasar global yang semakin kompetitif.

Dengan memiliki sertifikat halal, UMKM tidak hanya dapat memperluas pangsa pasar, tetapi juga meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk yang dihasilkan.

“Kami mengapresiasi peran Gojek dalam mendorong inklusi dan pertumbuhan UMKM, serta kepeduliannya terhadap aspek keberlanjutan dan kehalalan produk. Kerjasama ini merupakan contoh nyata bagaimana perusahaan teknologi dapat berperan sebagai agen perubahan positif dalam pengembangan ekonomi lokal.” ujarnya.

(tow) Sumber: tribun-timur.com

Loading...