Curhat Driver Ojol, Minat Masyarakat Pati Gunakan GrabBike Menurun

Foto: Sedulur Ojek Online Pati (SOOP)

Bendaraha Sedulur Ojek Online Pati (SOOP), Jati mengungkapkan driver ojol Grab di luar Kecamatan Pati kota alami penurunan omset yang signifikan di kala pandemi, bahkan di fase new normal masih banyak yang belum beroperasi.

Hal ini disebabkan oleh turunnya minat masyarakat untuk menggunakan layanan GrabBike. Saat ini para driver ojol mampu bertahan dengan mengandalkan layanan GrabFood yang masih stabil permintaannya.

Di sisi lain, menurut Jati layanan antar makanan kebanyakan di area Pati kota saja hanya. Tentunya driver ojol di luar kota harus mengeluarkan modal lebih banyak untuk biaya bensin ke kota.

“Biaya operasioanal modal beli bensin berdampak dengan penurunan driver di luar kecamatan Pati. Yang dari Gabus Winong, Pucakwangi, Bulumanis harus ke sini semua,” katanya, saat ditemui di Basecame SOOP beberapa waktu yang lalu, seperti dilansir dari Mitrapost.com.

Baca Juga :  Apes, Niat Jual Motor Nmax Melalui Facebook, Driver Ojol di Jambi Malah Kena Tipu

Kepada driver Grab Di luar Kecamatan Pati kota, Jati menyarankan agar memaksimalkan restoran atau tempat jajanan di Kecamatan masing-masing

Pasalnya banyak tidaknya driver yang standby di kecamatan akan mempengaruhi algoritma dan rating aplikasi grab food di masing-masing restoran.

“Logikanya daerah Winong Kidul atau Gabus udah ada restoran, sudah daftar, sudah live, ada yang order tapi drivernya ga ada, ya berimbas,” katanya.

Bagi warung yang ingin mendaftarkan ke Grabfood Jati menganjurkan untuk mendaftarnya melalui komunitas asli Grab agar proses pendaftarannya lebih efisien.

(TOW)

Loading...