Cerita Pemilik Toko Kelontong Setelah Bergabung dengan GrabMart

Pemilik toko kelontong di Surabaya yang gabung bermitra dengan GrabMart.

Rumah yang biasanya digunakan sebagai kos-kosan kini oleh Nurul Alifah (52) asal Surabaya disulap menjadi toko kelontong modern.

Sejak tahun 2000, penghasilan dari menyewakan kamar kos sebenarnya sudah cukup untuk menutupi kebutuhan sehari-hari.

Namun, Nurul tidak bisa hanya diam menunggu hasilnya. Pada 2015, Nurul menyulap bagian bawah rumahnya untuk digunakan sebagai toko kelontong moderen.

Dilansir dari KlikJatim.com, langkah ini dilakukan untuk mengisi waktu luangnya di masa tua. Toko dengan nama Toko SRC Tiara 46 terletak di Padmosusastro, Surabaya.

Sayangnya usahanya terdampak oleh pandemi. Kamar kost yang biasanya penuh tersewa, kini sepi karena banyak orang yang kembali ke rumahnya dengan berbagai macam alasan. Beruntung masih ada usaha warung yang ia digitalisasi di tengah pandemi untuk mencari rezeki.

Pada Juni 2020 saya bergabung menjadi mitra merchant GrabMart karena saya berpikir digitalisasi akan membantu saya menjangkau lebih banyak pelanggan dan bisa menjual lebih banyak barang. Sejak bisa berjualan secara online, saya tetap bisa membantu suami memenuhi kebutuhan sehari-hari dan biaya pendidikan anak-anak. Selain itu, saya juga bisa merenovasi toko menjadi lebih besar,” katanya.

Baca Juga :  Om Jek, Ojek Online dari Temanggung yang Masih Bertahan dari Gempuran Go-Jek Cs

Nurul mengaku, saat ini ia sangat terbantu dengan fitur dalam aplikasi GrabMerchant yang mudah digunakan. Bahkan ia juga bisa langsung membeli barang-barang yang habis di toko langsung dalam aplikasi.

President of Grab Indonesia, Ridzki Kramadibrata, menuturkan bahwa ditengah berbagai situasi yang menantang, kesempatan selalu ada bagi mereka yang mau #TerusUsaha.

Karenanya, Grab terus berkomitmen untuk menyediakan platform yang inklusif guna memastikan semua orang, tak terkecuali lansia, penyandang disabilitas dan mantan narapidana, bisa mandiri dalam era ekonomi digital melalui teknologi Grab.

“Selain teknologi dari platform Grab yang dapat digunakan untuk memulai usaha, program #TerusUsaha Akselerator Batch 2 ini kami hadirkan untuk memberikan pendampingan, pelatihan, serta konsultasi bagi ratusan UMKM, guna meningkatkan kompetensi mereka, agar mereka dapat bersaing di tengah era digital,” tuturnya.

Baca Juga :  Pengemudi Ojek Online Wajib Mengetahui Manfaat BPJS yang lebih murah dari Rokok

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno memberikan apresiasinya kepada Grab. Menurut Sandi, program tersebut jelas menjadi sebuah bentuk kolaborasi yang dihadirkan oleh Grab Indonesia dalam membantu digitalisasi UMKM, sejalan dengan program pemerintah Indonesia.

Februari mendatang kami akan hadirkan program #BeliKreatifDanauToba yang bertujuan untuk mempromosikan UMKM dan industri kreatif di Sumatera Utara. Hal ini sejalan dengan fokus Kemenparekraf tahun ini untuk membangkitkan sektor Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Indonesia melalui program Bangga Buatan Indonesia,” kata Sandiaga.

Diketahui, Grab salah satu aplikasi serba bisa kembali membuka pendaftaran program pelatihan dan pendampingan #TerusUsaha Akselerator Batch 2 bagi ratusan UMKM di Indonesia, khususnya kelompok terpinggirkan di Jawa Timur.

Baca Juga :  Tokopedia dan Shopee Mulai Jajakan Makanan Beku hingga Kopi, Saingi Gojek dan Grab?

Setelah sukses menggelar pelatihan perdana pada Juli lalu, Grab kini berkomitmen untuk menjangkau lebih banyak kalangan UMKM termasuk para lansia, penyandang disabilitas, serta mantan narapidana.

Sejalan dengan misi GrabForGood, Grab terus berkomitmen untuk membantu digitalisasi usaha untuk semua dengan menyediakan platform inklusif, agar siapa saja bisa menikmati manfaat dari ekonomi digital.

Pelatihan ini merupakan bagian dari program digitalisasi UMKM #TerusUsaha, di mana ratusan UMKM terpilih akan mengikuti pembinaan intensif selama 2 bulan bersama para pakar, agar dapat meningkatkan kompetensi dan bisa beradaptasi dalam dunia digital.

Pendaftaran program ini akan dibuka dari tanggal 25 Januari hingga 7 Februari 2021 melalui www.grabforgood.id.

(TOW)

Loading...