Cegah Penularan Virus, Driver Ojol: Maaf, Kita Tidak Ngobrol dengan Penumpang

Pengemudi ojek online dengan penumpangnya berada di Kawasan Stasiun Sudirman, Jakarat Pusat, Rabu (11/3/2020). (KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG)

Sejak pekan lalu pemerintah sudah mengimbau untuk tidak melakukan aktivitas luar ruang atau work from home (WFH) untuk mencegah penularan virus covid-19 atau corona.

Namun imbauan itu belum bisa dilakukan secara menyeluruh, karena ada sebagaian yang mengantungkan nafkah dari pekerjaan luar ruangan.

Salah satunya adalah para pengendara ojek online ( ojol).

William Ticoalu, pengendara Grab, mengatakan, dia termasuk yang bandel dengan adanya imbauan berdiam diri di rumah.

Namun saat bekerja dia tetap patuh pada protokoler keselamatan yang disarankan pemerintah.

“Saat bawa penumpang saya tetap proteksi diri pakai masker, dan mengusahakan tidak bersentuhan, dan paling penting, maaf kita tidak ngobrol dengan penumpang,” kata William kepada Kompas.com, Senin (23/3/2020).

Baca Juga :  Sedih, Driver Ojol Kena Order Fiktif, Martabak Pizza Seharga Rp 650 Ribu

Jika sudah sampai tempat tujuan dan penumpang membayar pakai uang tunai, kata William, maka dia langsung memakai hand sanitizer atau kalau mencuci tangan.

“Saya selalu bawa hand sanitizer sendiri di tas, kalau habis menerima uang langsung membersihkan diri,” katanya.

William mengatakan, da sudah menyetok masker dan hand sanitizer sejak sebelum pandemi wabah virus corona mulai menyebar.

Apalagi katanya, saat ini operator belum memberikan masker.

“Saya sudah menyetok masker. Waktu orang belum tanggap masker dan hand sanitizer saya selalu bawa. Saya sih tidak musiman. Harga masker saya masih harga lama Rp 30.000 isi 60 buah,” katanya.

Artikel ini telah tayang di https://otomotif.kompas.com/read/2020/03/24/152200915/driver-ojol–maaf-kita-tidak-ngobrol-dengan-penumpang

Baca Juga :  Banyak Pesanan, Ojol Minta Mentan Perpanjang Waktu Operasional Toko Tani Indonesia Center
Loading...