BNN Ingatkan Ojek Online Agar Selalu Waspada Terkait Pengiriman Narkoba Via Ojek Online

Sindikat pengedar narkoba mencoba mencari celah untuk memanfaatkan ragam berbagai cara untuk mengedarkan barang haramnya.

Salah satunya dengan memanfaatkan jasa pengiriman lewat ojek online. Menurut Kasubdit Media Non Elektronik Direktorat Diseminasi Informasi BNN, Dikdik Kusnadi, pengendara ojek online harus waspada dengan kejahatan model ini.

“(Ojek online) harus mengantisipasi pesanan barang, makanan, dan sindikat pengedar narkoba itu memanfaatkan celah peluang. Karena bisa nanti yang bersalah di pembawa kendaraan,” ujar Dikdik saat acara peluncuran ‘Road Map Teknologi Keselamatan’ Grab, di Hotel Pullman, Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (29/11/2018).

Dikdik meminta pengendara ojek online agar waspada jika ada permintaan pengiriman barang yang mencurigakan.

Menurutnya sebaiknya pihak perusahaan penyedia jasa ojek online dapat memberikan edukasi kepada mitra pengemudi terkait bahaya peredaran narkoba.

Baca Juga :  Dituntut Gabung Koperasi, ADO: Koperasinya Sendiri Enggak Jelas

“Bawa barang kecil, ini barang apa ini. Mau dibuka tidak bisa, padahal isinya mungkin narkoba,” jelas Dikdik.

“Perlu edukasi untuk pengemudi. Sehingga perlu diantisipasi untuk keamanan tidak hanya pengguna jasa tapi pengemudi juga,” tambah Dikdik.

Seperti diketahui, pada Maret lalu, seorang pengendara ojek online di Kota Tangerang, Banten berinisial SP diringkus polisi karena mengantarkan barang yang tanpa disadari ternyata berisi sabu-sabu.

(tribunnews/tow)

Loading...