Beri Rasa Aman dan Nyaman, Posko J3K Gojek Ini Periksa 1.000 Driver Setiap Hari

SEMPROT DISINFEKTAN - Petugas menyemprot kendaraan mitra GoRide dengan disinfektan di Posko Aman J3K Gojek di Ring Road point, Jalan Gagak Hitam, Jumat (16/10/2020). Mitra Gojek diwajibkan memeriksakan kesehatan sekali dalam sepakan ke Posko Aman J3K. TRIBUN MEDAN/LISTON DAMANIK

Posko Aman J3K Gojek di Ring Road point, Jalan Gagak Hitam, setiap harinya memeriksa kesehatan sekitar seribu orang mitra driver.

Penanggungjawab Posko Aman Ring Road Muhammad Rizqi mengatakan, posko ini adalah yang terbesar dari empat fasilitas serupa yang ada di Medan.

Posko Aman J3K lainnya berada di Jalan Teuku Cik Di Tiro, Jalan HM Yamin (eks Bumiputera), dan Jalan AH Nasution (eks Restoran ACC).

J3K atau Jaga Kesehatan, Jaga Kebersihan, Jaga Keamanan adalah inisiatif Gojek untuk melindungi pengguna dan mitra pada masa pandemi.

“Mitra diminta datang ke posko sekali dalam seminggu. Biasanya, paling ramai hari Senin dan Sabtu. Driver Gojek yang diperiksa kesehatannya mencapai 750 orang. Driver Gocar, 200 sampai 300 orang perhari,” katanya, seperti dilansir dari Tribun-Medan.com.

Pertama kali memasuki posko, mitra Gojek akan diperiksa dengan thermo gun untuk memastikan suhu badannya tidak di atas 37,5 Celcius. Petugas pada tahap ini juga memeriksa kelengkapan atribut driver seperti jaket dan helm.

Tahap berikutnya adalah mitra menyerahkan ponselnya agar petugas posko dapat mengotorisasi status pada akun aplikasi Gojek yang menandakan mereka telah diperiksa kesehatannya.

Baca Juga :  Foto Gantung Pancinya Bikin Netizen Kaget, Sisca Soewitomo Sampaikan Klarifikasi di Video Ini

Status inilah yang nantinya nampak oleh pengguna. Petugas posko akan memberikan masker dan handsanitizer sebulan sekali kepada para mitra.

Tahap terakhir, kendaraan mitra disemprot dengan cairan disinfektan oleh petugas. Keseluruhan proses hanya memakan waktu sekitar lima menit. Jika mitra tidak memeriksakan kesehatan ke posko dalam sepekan, maka akun Gojeknya dibekukan.

Sejak resmi diluncurkan pada pertengahan September lalu sampai pada Jumat (16/10), Posko Aman J3K Ring Road belum mendapatkan mitra driver yang terindikasi Covid-19 seperti suhu badan di atas 37.5 derajat Celcius.

“Jika ada yang suhubadannya cukup tinggi, kami minta untuk beristirahat dulu sebentar di sudut posko. Cuci tangan dan cuci muka. Mungkin suhu badan mitra jadi tinggi karena cuacanya juga sedang panas. Setelah beberapa lama, kami cek lagi suhunya. Sampai saat ini belum ada yang kami dapati suhunya di atas 37,5 derajat,” katanya.

Menurutnya, mitra Gojek cenderung tidak memaksakan bekerja jika menyadari dirinya memiliki gejala sakit seperti demam tinggi.

Baca Juga :  Resep dari Co-CEO Gojek Agar Startup dapat Bertahan di Tengah Wabah Corona
NEW NORMAL – Anggara Prasetya, Chief Marcomm Mie Ayam Jamur H Mahmud, berfoto di outlet Jalan Abdullah Lubis, Minggu (18/10/2020). Meningkatnya pembelian di restoran ini melalui aplikasi online, menurut Anggara, merupakan bagian dari New Normal. (TRIBUN MEDAN/LISTON DAMANIK)

Dari Hulu ke Hilir

Insiatif yang dilakukan Gojek untuk memastikan penerapan protokol J3K dari hulu ke hilir tentunya sejalan dengan kebutuhan masyarakat yang sekarang ini sangat menjaga diri agar tidak tertular Covid-19.

Warga Pulo Brayan,Tria, mengaku selalu mengandalkan disinfektan saat beraktivitas, termasuk ketika menggunakan jasa layanan transportasi online.

“Aku kan jualan, jadi sering kirim barang. Kalau cek ke tempat jualan, aku juga naik ojek. Aku selalu semprot barang yang aku kirim pakai disinfektan. Kalau aku naik ojek, bangkunya juga aku semprot. Aku juga membatasi ngobrol dengan driver,” katanya.

Terkadang, katanya, driver menegaskan bahwa mereka telah disemprot disinfektan sehingga Tria tidak perlu khawatir. Namun, driver tidak mempermasalahkan jika Tria tetap melakukan langkah ekstra untuk mencegah penularan virus.

“Kalau kata teman-teman, aku ini memang agak lebay. Ya, enggak apa. Awal masa pandemi, aku bahkan pernah jemur uang kertas untuk hilangkan virus. Tapi, kalau aku banyak semprot disinfektan, drivernya tidak marah kok! Atau kalau saya pesan makanan, saya minta supaya makanannya dibungkus ekstra dan diikat, driver Gojek juga tidak mempermasalahkan,” katanya.

Baca Juga :  Pemkot Manado-Gojek Targetkan 1000 Wirausaha Baru

Mitra merchant yang menjadi restoran rekomendasi Gojek, Mie Ayam Jamur H Mahmud, telah menerapkan standar kebersihan mulai dari makanan diolah di dapur sampai kepada penyajian oleh pelayan layaknya resto profesional sejak sebelum masa pandemi.

“Tambahannya, karena pandemi ini, sekarang mereka secara rutin memeriksa kesehatan pegawai,melengkapi pelayan dengan masker, dan mengurangi daya tampung restoran sampai setengah,” kata Anggara Prasetya, Chief Marcomm Mie Ayam Jamur H Mahmud.

Ia mengatakan, sejak masa pandemi, jumlah pemesanan melalui aplikasi digital meningkat 30 persen. Karena peningkatan itu, pihaknya tidak mau kalah mengembangkan sendiri aplikasi digitaluntuk reservasi dan belanja online di restoran itu.

“Saya pikir tren ini akan terus meningkat bahkan setelah pandemi berakhir. Inilah yang disebut new normal. Kostumer sekarang sudah merasakan enaknya belanja online. Selain praktis, banyak promo yang ditawarkan dan tidak bisa didapat jika belanja di outlet,” katanya.

(TOW)

Loading...