Bekerja Sama dengan Gojek, Pemkab Sleman Gelar Festival UMKM 2021

Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa (tengah) membuka festival UMKM Sembada di Pendopo Parasamya Sleman, Jumat (3/12/2021) TRIBUNJOGJA.COM / Ahmad Syarifudin

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menjadi sektor paling terdampak pandemi Covid-19 yang telah mendera hampir dua tahun terakhir.

Padahal, sektor ini, menjadi penggerak perekonomian masyarakat.

Untuk itu, dalam menggeliatkan kembali produk UMKM, Pemerintah Kabupaten Sleman, melalui Dinas Koperasi dan UKM menyelenggarakan Festival UMKM tahun 2021.

Sekretaris Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Sleman, Endah Sri Widiastuti mengatakan, festival UMKM merupakan kegiatan rutin.

Pada tahun ini, pelaksananya bekerja sama dengan PT Gojek.

Tujuan dari festival ini untuk meningkatkan promosi dan transaksi bagi UMKM binaan Dinkop UKM yang transaksinya masih rendah.

Selain itu, juga untuk meningkatkan kepatuhan UMKM, khususnya di bidang kuliner dalam kepemilikan Nomor Induk Berusaha (NIB) dan mencatatkan diri dalam data base satu data UMKM Kabupaten Sleman.

Menurut dia, Pembiayaan dalam kegiatan ini dilakukan secara bersama-sama antara Gojek dan Pemkab Sleman. Gojek mempromosikan banner pada aplikasi Go-food.

Sementara Pemkab Sleman, mengalokasikan untuk subsidi ongkos kirim (ongkir) dengan harapan dapat meningkatkan transaksi.

“Kami mensubsidi ongkir kirim Rp 10 ribu, untuk minimal sekali transaksi Rp15 ribu,” kata dia, dalam pembukaan Festival UMKM Sembada di Pendopo Parasamya Kabupaten Sleman, Jumat (3/12/2021).

Subsidi ongkir juga berlaku untuk pengiriman produk Slemanmart sebesar maksimal Rp 25.000,- dengan nilai belanja minimal Rp 100.000-.

Kegiatan festival UMKM Sembada dengan skema bantuan ongkir ini, dilaksanakan selama 18 hari.

Terhitung sejak 26 November hingga 13 Desember 2021.

Ada ratusan UMKM yang ikut dalam festival ini.

“Jumlahnya ada 306 UMKM. Kami pilih yang transaksinya masih rendah namun telah memiliki NIB dan masuk pada satu data UMKM Kabupaten Sleman,” kata Endah.

Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa yang hadir dan membuka festival tersebut berharap penyelenggaraan festival UMKM Sembada 2021 dapat membantu pelaku usaha mikro, kecil dan menengah dalam memasarkan dan mempromosikan produknya.

Selain itu, dapat meningkatkan kapasitas pelaku UMKM meliputi penguatan manajemen usaha, kualitas produk, akses pasar yang dilakukan secara end-to-end dalam satu ekosistem terintegrasi yang berbasis teknologi.

“Sebab, era kemajuan teknologi informasi dan komunikasi saat ini menjadi kunci perkembangan UMKM dan turut membangun ekonomi daerah di Kabupaten Sleman,” tuturnya.

Saat ini di Kabupaten Sleman, terdapat 90.083 UMKM.

Terdiri dari usaha mikro sebanyak 89.400 unit usaha, 659 unit usaha kecil dan 24 unit usaha menengah.

Dengan jumlah sebanyak itu, tidak dipungkiri, UMKM merupakan struktur ekonomi terkuat dalam menghadapi kondisi ekonomi yang penuh dengan tantangan.

“Mengingat UMKM merupakan sektor ekonomi yang langsung melibatkan masyarakat dan memiliki daya dukung yang kuat,” kata dia.

(transonlinewatch.com) Artikel ini telah tayang di TribunJogja.com

Loading...