Bekerja Sama dengan Disperindag Kota Manado, Grab Lanjutkan Program “Terus Usaha”

Grab bekerja sama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Manado untuk membawa ratusan mitra Industri Kecil Menengah (IKM) masuk ke platform digital. (Foto: Grab)

Deputi Bidang Pengawasan Kementerian Koperasi dan UKM Ahmad Zabadi menegaskan, digitalisasi UMKM merupakan sebuah keniscayan. Untuk itu, pemerintah telah menetapkan target digitalisasi sebanyak 10 juta UMKM di tahun 2020. Berdasarkan data dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo), hingga saat ini baru 8 juta UMKM yang telah terdigitalisasi.

Saat ini, melihat perubahan perilaku konsumen dengan membatasi interaksi fisik dan mengurangi aktifitas di luar rumah terbukti dapat memberi peluang besar kepada UMKM yang sudah terhubung dengan ekosistem digital. Sayangnya, hanya segelintir saja UMKM yang masuk ke ekosistem digital.

Data Badan Pusat Statistik tahun 2018 menunjukkan terdapat lebih dari 60 ribu UMKM di Kota Manado, atau 20,87 persen jumlah UMKM di provinsi Sulawesi Utara.

Diketahui, keberadaan UMKM menyerap hampir 40 persen dari jumlah tenaga kerja di Sulawesi Utara, namun lebih dari 92 persen UMKM Sulawesi Utara belum terdigitalisasi.

Baca Juga :  Wapada! Saldo Ovo di Grab Kembali Bermasalah, Lenyap Saat Jam Sibuk

Melihat hal ini, kebutuhan untuk digitalisasi dan peningkatan kapasitas UMKM untuk bisa beradaptasi dan berkembang menjadi penting agar ketangguhan ekonomi kota Manado dapat terjaga di era new normal ini.

Dengan kondisi tersebut, Grab kali ini melanjutkan program #TerusUsaha membantu transformasi digital Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Manado. Program yang sebelumnya sudah dilaksanakan di Balikpapan, Kalimantan Timur itu mencakup pelatihan untuk meningkatkan keterampilan pelaku UMKM dalam menjalankan bisnisnya.

Pada programnya ini, Grab bekerja sama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Manado untuk membawa ratusan mitra Industri Kecil Menengah (IKM) binaan masuk dalam platform digital.

Asisten II Gubernur Sulawesi Utara untuk Bagian Pembangunan dan Perekonomian Praseno Hadi menyambut baik program yang dijalankan oleh Grab di Kota Manado.

Baca Juga :  YLKI Himbau Peningkatan Tarif Ojek Online Diimbangi Juga dengan Peningkatan Layanan

“Peran Industri, Kecil dan Menengah (IKM) di Sulawesi Utara tentunya sangat besar, terutama untuk penyerapan tenaga kerja dan mengurangi pengangguran. Namun, transformasi digital menjadi kunci agar IKM bisa bertahan dan bertumbuh,” ujarnya.

Hadi melanjutkan, pemerintah sangat mendukung program #TerusUsaha milik Grab yang akan membantu IKM di Manado bisa memiliki daya saing dan lebih mudah dijangkau oleh masyarakat luas.

Dari pihak pemerintah, kami sudah ajak masyarakat untuk berbelanja barang-barang kebutuhan dari IKM yang ada di sekitar tempat tinggal mereka. Grab membuat masyarakat jadi lebih mudah dalam berbelanja dari rumah cukup dengan smartphone. Kita harus bersama-sama membantu keberlangsungan IKM di tengah pandemi supaya perekonomian tetap berputar dengan baik,” ujarnya.

Baca Juga :  Rintihan Hati Driver Ojol: Perbolehkan Kami Angkut Penumpang

Sementara itu, Head of East Indonesia Grab Indonesia Halim Wijaya mengatakan program #TerusUsaha merupakan langkah konkret dari Grab untuk meningkatkan kemampuan, kapasitas, serta jangkauan bagi UMKM dan individu dalam menyambut masa depan ekonomi digital.

“Kami akan mendorong bisnis kecil dan tradisional untuk merangkul teknologi dan menuju digitalisasi, untuk memastikan mereka tidak tertinggal dalam era digital. Ini untuk memastikan UMKM Manado mampu bertahan dan terus maju di tengah wabah Covid-19, kami sediakan berbagai wadah dan teknologi untuk pelaku UMKM belajar dan mulai melakukan transformasi digital bersama Grab,” ujar Halim melalui keterangan resminya yang dimuat di CNN Indonesia, Jumat (10/7).

(TOW)

Loading...