Bank Jago Ungkap Rencana Kolaborasi dengan GoTo

Bank Jago (bisnis.com)

PT Bank Jago Tbk. dalam waktu dekat akan menggarap potensi dari ekosistem yang besar yakni GoTo, perusahaan hasil merger Gojek dan Tokopedia.

Emiten bersandi saham ARTO tersebut sedang melakukan perencanaan kolaborasi dengan GoTo dan akan meluncurkannya pada semester II/2021.

Wakil Direktur Utama Bank Jago Arief Harris Tandjung mengakui kolaborasi antara Bank Jago dengan GoTo memang menjadi topik yang sangat hangat dibicarakan saat ini.

Hal ini karena GoTo merupakan hasil merger dua perusahaan ekosistem yang besar dan memiliki rencana dalam waktu dekat untuk melakukan IPO.

Menurutnya, dengan model bisnis Bank Jago yang ingin tumbuh di digital dan tidak menggunakan kantor cabang, maka kolaborasi dengan ekosistem player menjadi suatu keharusan.

Baca Juga :  Biar Aman Menjemput Rezeki Demi Anak Istri di Kampung, Driver Ojol Rela Motornya Disemprot Desinfektan

Kolaborasi dilakukan termasuk dengan GoTo.

Dalam struktur kepemilikan saham Bank Jago terdapat entitas PT Dompet Karya Anak Bangsa yang menggenggam 21,40 persen.

Dompet Karya Anak Bangsa merupakan pengembang layanan keuangan dengan brand Gopay yang menjadi bagian dari ekosistem Gojek.

Arief mengungkapkan pihaknya sedang mengembangkan integrasi antar kedua platform sehingga dapat memberikan layanan yang sifatnya seamless kepada penguna dari ekosistem tersebut, baik dari user, merchant, dan driver.

Tentu layanan tersebut akan dikeluarkan secara bertahap sesuai rencana produk perseroan.

Jadi, kami memang sedang melakukan perencanaan dan akan meluncurkannya pada semester kedua tahun ini untuk kolaborasi dengan Grup Gojek atau Goto,” katanya dalam webinar Mandiri Sekuritas, Selasa (15/6/2021).

Baca Juga :  Penghargaan BNPB Bentuk Apresiasi pada Seluruh Pihak Dalam Ekosistem Gojek

Arief menambahkan aplikasi Bank Jago yang diluncurkan belum lama ini, memang dimulai dengan layanan simpanan.

Namun ke depan, Bank Jago akan mengembangkan berbagai produk seperti penawaran pinjaman melalui aplikasi.

Saat ini penyaluran pinjaman Bank Jago dilakukan melalui partnership dengan perusahaan pembiayaan maupun online lending platform.

Untuk directly kepada individual nanti kami akan build produk loan tersebut sebagai bagian dari produk melalui apps kami, sehingga disitulah nanti nasabah tersebut bila mereka membutuhkan pinjaman mereka bisa apply langsung dengan menggunakan apps,” imbuhnya.

Di samping itu, perseroan akan mengembangkan berbagai produk lain seperti wealth management retail atau retail mutual fund, retail bancassurance produk yang dibutuhkan oleh nasabah.

Baca Juga :  Driver Keluhkan Sistem Baru, Manajemen Gojek Angkat Bicara

Jadi, fokus market kami adalah lebih ke konsumer kepada mass market kepada SME yang lebih kecil. Itu market yang kami layani melalui digital bank di Bank Jago ini,” sebutnya.

(TOW)

Artikel ini telah tayang di Bisnis.com

Loading...