Aturan Ganjil Genap di Tol Tangerang Diprotes Driver Taksi Online

Kalangan pengemudi taksi online mengeluhkan adanya aturan ganjil genap di Tol Tangerang, yang mulai diberlakukan pekan ini. Kebijakan itu dinilai menghambat penghidupan mereka, yang rata-rata hanya punya satu unit kendaraan.

Keluhan itu dilontarkan Romli (40 tahun) pria yang berdomisili di Cipondoh, Tangerang. Pasalnya, kendaraan Honda Jazz miliknya yang memiliki pelat nomor genap tidak bisa melalui jalur Tol Tangerang-Jakarta dengan leluasa. Kalau hari lagi bertanggal ganjil, dia praktis tidak bisa melaju lewat Tol Tangerang.

“Harusnya sih kalau angkutan seperti kita bisa lewat juga, kita kan juga moda transportasi,” kata Romli di Tangerang, Selasa, 17 April 2018.

Ia mengatakan, untuk hari ini ia harus membatalkan pesanan orderan di pagi hari, karena pelat nomornya yang tak bisa lalui sejumlah tol.

Baca Juga :  Kemenhub Perpanjang Uji Coba Tarif Ojek Online yang Baru Jadi Dua Pekan

“Tadi pagi ada dua orderan semua arah Jakarta, kan sayang saya terpaksa harus membatalkan orderan, karena pemesan maunya lewat tol, sedangkan kita tidak bisa lalui tol dan harus ke jalan arteri,” ungkap Romli.

Hal ini harus ia lakukan mulai pemberlakuan jam aturan ganjil genap mulai pukul 06.00 WIB hingga 09.00 WIB.

“Protes sih pemesan tapi ya mau Bagaimana. Saya harap sih kita juga bisa di toleransi seperti angkutan lainnya,” ujarnya.

Menurut petugas Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ), Karlo, untuk kendaraan yang tidak dikenakan aturan ganjil genap merupakan kendaraan pemerintah dan juga angkutan umum berpelat kuning.

Aturan ganjil genap tersebut nantinya, akan diterapkan pada Mei 2018 dengan sanksi tindakan berupa tilang.

Baca Juga :  Diduga Rebutan Penumpang, Sopir Angkot dan Taksi Konvensional di Batam Ribut

(msn/tow)

Loading...