Anggota DPRD Kepulauan Riau: Tidak Perlu Perda Khusus Terkait Permasalahan Taksi Konvensional dan Online di Batam

Anggota DPRD Kepulauan Riau (Kepri) Komisi III, Lis Darmansyah. (Foto: Suryakepri.com/Romi)

Anggota DPRD Kepulauan Riau (Kepri) Lis Darmansyah meminta perseteruan taksi konvensional dan taksi online di Kota Batam segera diselesaikan.

Secara organisasi, dan duduk bersama dengan pemerintah menyelesaikan permasalahan.

Anggota DPRD Kepulauan Riau (Kepri) Komisi III, Lis Darmansyah mengatakan, sebenarnya kesepakatan antara taksi konvensional dan taksi online sudah ada.

Tinggal mencari solusi terkait permasalahan yang ada.

“Keributan yang terjadi disebabkan karena adanya oknum-oknum yang tidak puas, sehingga oknum ini yang memprovokasi,” kata Lis, Rabu (5/2/2020).

Lis menjelaskan, untuk permasalahan yang terjadi, tidak perlu membuat Peraturan Daerah (Perda) khusus, karena hal ini tinggal itikad dari kedua belah pihak.

“Inikan sama-sama warga Batam juga, jadi ini tinggal kearifan saja dari kedua belah pihak dan tentunya juga disinikan ada organisasinya,” ujarnya.

Baca Juga :  Hasil Survei YLKI: 41 Persen Kecewa Layanan Transportasi Online

Lanjut Lis, keributan yang terjadi seolah-olah mengambil lapak orang, tapi kenyataannya tidak.

Keberadaan taksi online adalah mempermudah pelayanan kepada masyarakat, khususnya jasa transportasi.

“Dalam hal ini pemerintah harus menengahi permasalah tersebut, agar tidak terjadi keributan yang berulang-ulang,” ungkap Lis.

Artikel ini telah tayang di https://suryakepri.com/2020/02/05/lis-darmansyah-tidak-perlu-perda-khusus-terkait-permasalahan-taksi-konvensional-dan-online-di-batam/2/

Loading...