Agar Terhindar dari Penyakit, Ini 7 Tips Pesan Makanan Online

Ilustrasi makanan yang dibungkus. (Dok. Shutterstock/CKP1001)

Pandemi corona tak ayal telah mengubah kebiasaan hidup kita. Mulai dari cara bekerja, belajar, beribadah, hingga soal makan.

Nah, bicara tentang makan, banyak di antara kita dahulu terbiasa jajan atau berbelanja untuk dimasak sendiri.

Namun hal tersebut sekarang menjadi lebih sulit dilakukan mengingat adanya pembatasan keluar dan kekhawatiran tertular Covid-19.

Banyak orang memilih berada di rumah dibandingkan harus bepergian.

Sehingga urusan makan pun kita seringkali memesan makanan dari rumah makan untuk diantar ke rumah.

Namun banyak yang pasti bertanya-tanya, apakah aman untuk pesan makanan secara online?

Apakah makanan yang dipesan sudah dimasak dengan benar sehingga tidak menularkan virus?

Apakah proses pengiriman sudah bersih dan aman?

Perlu diketahui bahwa bila proses pembuatan dan pengiriman makanan terkena percikan air yang dikeluarkan oleh penderita saat bersin atau batuk, bukan tidak mungkin hal tersebut dapat menular kepada orang yang memakannya.

Hal ini karena penularan virus corona yang utama berasal dari cairan tubuh seseorang yang terinfeksi, seperti cipratan air yang keluar dari hidung atau mulut saat bersin, batuk, atau mengeluarkan napas.

Meski begitu, memesan makanan online dianggap sebagai hal yang aman karena peluang hidup virus corona pada permukaan benda, seperti plastik atau kemasan makanan, sangat kecil.

Maka, kemungkinan risiko penyebaran virus corona yang berasal dari produk atau kemasan makanan yang dikirim lewat delivery atau ojek online pun tergolong rendah.

Akan tetapi ada baiknya kita selalu berhati-hati dalam urusan memesan makanan ini. Ada beberapa tips yang bisa dilakukan agar selalu aman saat pesan makanan di masa pandemi virus corona. Apa saja?

1. Memilih restoran yang terpercaya

Salah satu tips pesan makanan yang aman adalah memilih restoran yang terpercaya.

Artinya, kita bisa pesan makanan dari restoran yang kita yakini bersih dan sudah pernah dicoba sebelumnya, atau direkomendasikan oleh banyak orang.

Bagaimana kalau kita belum pernah memesan di restoran tersebut? Menurut Frederika Gozali, pemilik restoran Spumante di kawasan Menteng, di jaman sekarang ini kita bisa mengecek sebuah restoran lewat instagram atau lewat review yang biasanya ada di Google.

“Coba cek instagram resto yang mau dipesan, biasanya mereka akan post foto atau video proses persiapan masak dan packing makanannya.

Lalu sewaktu mau memesan bisa tanya detail cara pengemasan dan pengirimannya juga, ujar Frederika lewat pesan, Rabu (29/4/2020).

Dengan cara ini, kita mengetahui bagaimana pihak restoran memasak serta menjaga kehigienisan makanan tersebut.

Sebaliknya, pesan makanan dari daftar restoran yang mungkin belum pernah dicoba atau tidak memiliki informasi secara online, dapat menimbulkan rasa keraguan dan kekhawatiran mengenai cara memasak dan kebersihan makanan tersebut.

2. Pesan makanan yang dimasak dengan matang atau diproses dengan higienis

Makanan yang dimasak dengan baik dan matang cenderung membuat berbagai virus, kuman, dan bakteri mati dalam proses memasak makanan.

Sementara, makanan mentah atau yang tidak dimasak dengan baik, seperti salad, ikan mentah, atau potongan buah-buahan segar lebih mudah tercemar oleh virus, bakteri, dan kuman.

Akibatnya, risiko makanan tercemar oleh virus dan bakteri pun menjadi lebih tinggi.

Hal ini bisa dikurangi bila makanan tersebut diproses dengan benar, misalnya dicuci bersih oleh orang yang juga menjaga kebersihan diri.

Saat ini sudah banyak restoran yang memperhatikan kebersihan proses memasak, termasuk melengkapi karyawan dengan seragam dan alat yang menghindarkan kontaminasi pada makanan.

“Yang kita lakukan di Spumante adalah melengkapi semua staf dengan seragam dan apron bersih dan mereka wajib cuci tangan terlebih dahulu,”papar Frederika.

“Lalu peralatan preparan dan masak yang hendak dipakai dicuci bersih dan dikeringkan dengan paper towel.

Selanjutnya wajib mencuci bersih sayuran yang mau diolah seperti daun-daun salad.

Sebelum mulai kerja, staf wajib mengenakan masker, sanitizer dan sarung tangan karet yang sudah disediakan sebelum mulai memasak.”

3. Meminta makanan dikemas dengan benar dan bersih

Pengemasan makanan menjadi sesuatu yang harus diperhatikan pada saat ini.

Akan sia-sia jika makanan yang bersih dikemas sembarangan sehingga memungkinkan kuman penyakit masuk.

Apalagi bila makanan tersebut diantar ke rumah.

Bayangkan apa saja yang bisa menempel selama di perjalanan.

Kita bisa meminta restoran untuk mengemas makanan dalam wadah yang tertutup, kemudian dimasukkan tas yang juga tertutup.

Lebih baik lagi bila pengantar makanan juga memiliki boks khusus untuk membawanya.

Menurut Frederika, untuk kondisi seperti sekarang ini, Spumante bahkan menerapkan standar yang ketat sampai menyemprot wadah terluar dengan disinfektan food grade.

“Makanan ditaruh dalam paper lunch box, dan ditutup rapi, lalu dimasukkan ke kantong plastik dan diikat tali untuk menjaga agar tidak ada debu atau kotoran masuk selama perjalanan,”ujarnya.

“Setelah diikat, kami juga semprot dengan food grade disinfectant lalu dimasukkan ke wadah container yang sebelumnya juga sudah disemprot food grade disinfectant,”lanjut Frederika.

Proses packing ini dilakukan olef staf yang sudah membersihkan diri dengan cuci tangan, memakai masker, serta mengenakan sarung tangan plastik untuk menjaga kemasan tetap higienis.

4. Membatasi kontak langsung dengan kurir

Tips pesan makanan lewat ojek online yang aman berikutnya adalah dengan membatasi kontak langsung antara pemesan dengan kurir yang mengantar makanan.

Langkah ini dapat menjadi salah satu upaya pencegahan virus corona.

Ya, kita bisa meminta secara khusus kepada kurir ojek online untuk mengantarkan makanan dengan cara meletakkannya di depan pintu atau pagar rumah, atau bisa pula meletakkannya di meja resepsionis bagi yang tinggal di apartemen.

Namun, pastikan melakukan transaksi secara cashless atau pembayaran dalam bentuk nontunai sebelumnya.

Apabila terpaksa melakukan pembayaran dalam bentuk tunai, Anda bisa memasukkan uang ke dalam amplop dan meletakkannya di tempat yang disepakati.

Setelah itu, beritahu kurir untuk meletakkan pesanan makanan di tempat tersebut.

Jika harus menerima pesanan makanan secara langsung, minta kurir untuk meletakkan makanan terlebih dahulu di jarak aman sejauh 2 meter dari posisi Anda.

Agar lebih higienis, Anda dapat menyiapkan sebotol sabun cuci tangan di dekat keran depan rumah atau cairan hand sanitizer.

Langkah ini bertujuan agar para kurir makanan online memiliki kesempatan untuk membersihkan tangannya.

Dalam hal ini, yang dilakukan Spumante dan beberapa restoran lain adalah mengirimkan makanan dengan kurir sendiri.

“Staf kami yang mengantar makanan dilengkapi dengan masker, sarung tangan dan hand sanitizer. Sebelum meletakkan makanan di depan pagar, mereka diminta menyemprot lagi tutup plastik container, lalu membuka tutup plastik container dan mempersilakan orang yang memesan untuk mengambil plastik kemasan makanan sendiri,” jelas Frederika.

5. Memindahkan makanan dari kemasan ke tempat makan milik sendiri

Jika pesanan makanan sudah berada di tangan, sebaiknya segera pindahkan makanan dari kemasan ke tempat makan milik sendiri.

Langkah ini bertujuan untuk menghindari paparan virus, bakteri, atau kuman yang mungkin menempel pada kemasan makanan selama di perjalanan kurir mengantarkannya.

Namun, pastikan Anda mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir terlebih dahulu sebelum memindahkan makanannya, ya.

6. Memanaskan makanan sebelum disantap

Sebelum menyantapnya, kita bisa memanaskan kembali makanan yang dibeli dari restoran.

Memanaskan makanan kembali bertujuan untuk mematikan virus, bakteri, atau kuman yang mungkin terkontaminasi pada makanan yang kita pesan.

7. Jangan lupa cuci tangan menggunakan air dan sabun

Yang paling penting bagi para pemesan makanan adalah wajib mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir selama 20 detik sebelum dan setelah menyiapkan makanan serta sebelum dan sesudah makan makanan yang dipesan.

Jika tidak menemukan akses air mengalir dan sabun, gunakan cairan pembersih tangan dengan kandungan alkohol sekitar 70 persen untuk membersihkannya.

Pastikan juga tidak menyentuh area wajah saat membawa makanan yang dipesan masuk ke dalam rumah atau ketika sedang menyiapkan makanan.

Langkah tersebut merupakan salah satu cara mencegah virus masuk ke dalam tubuh.

Sebab, tangan Anda bisa saja habis memegang permukaan benda lain yang mungkin sebelumnya terpapar virus, bakteri, atau kuman.

Artikel ini telah tayang di https://lifestyle.kompas.com/read/2020/04/30/205014220/tips-pesan-makanan-online-agar-terhindar-dari-penyakit?page=all.

Loading...