25 Anggota Komunitas Driver Grab Ikut Kegiatan PEPSI

SOLOPOS.COM - Prodi PGSD dan PG-PAUD FKIP UKSW berkolabarsi dengan Kominitas GRAB menggelar acara Penguatan Pendidikan di Segala Lini, baru-baru ini. (Istimewa)

Program Studi (Prodi) Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) dan Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG-PAUD) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) bersama Komunitas Driver Grab kembali menggelar kegiatan Penguatan Pendidikan di Segala Lini (PEPSI) baru-baru ini.

Mengambil tempat di Ruang 201, Gedung E, kegiatan periodik yang dilaksanakan tiga bulan sekali ini mengusung tema “Pendampingan Orang Tua untuk Generasi Alpha”. Kegiatan ini diikuti sebanyak 25 anggota komunitas driver Grab.

Acara PEPSI kali ini menghadirkan Dosen Prodi PG-PAUD Lanny Wijayaningsih, S.Pd., M.Pd., sebagai narasumber tunggal. Dalam paparannya, Lanny Wijayaningsih mengupas tuntas tentang karakteristik anak generasi alpha, cara pendekatannya serta tips dan trik pembiasaan komunikasi dalam kehidupan sehari-hari.

“Fenomena di lapangan menunjukkan situasi yang memprihatinkan. Komunikasi antara orang tua dan anak generasi alpha tidak berjalan dengan begitu baik. Berdasarkan hal tersebut, anak generasi alpha memerlukan pola asuh demokratis,” paparnya.

Pola Asuh Demokratis

Lebih lanjut disampaikannya, terdapat empat hal penting yang harus dimiliki oleh para orang tua dengan pola asuh demokratis. “Keempat hal tersebut yaitu fleksibel, memprioritaskan komunikasi dan diskusi bersama anak, serta menganut nilai-nilai yang terbuka,” jelasnya.

Pendampingan ini disambut baik oleh komunitas Grab, salah satunya Firza Hakiki selaku Business Development Partnership at GRAB. Ia mengungkapkan melalui pendampingan ini membuat orang tua lebih percaya diri dalam mendampingi anak-anak mereka.

“Tidak ada sekolah untuk menjadi orang tua, untuk itu acara seperti ini sangat dibutuhkan. Kami berharap kelanjutan dari program ini dapat memberikan penyegaran pengetahuan orang tua tentang pendampingan anak,” katanya.

Turut hadir dalam acara ini, Kepala Program Studi (Kaprodi) PG-PAUD Mozes Kurniawan, S.Pd., M.Pd., Dosen PGSD Gamaliel Septian Airlanda, M.Pd., sebagai pengelola dan inisiator dari pengabdian masyarakat ini. Gamaliel Septian Airlanda berharap melalui kegiatan ini PGSD dan PG-PAUD dapat memberi dampak yang lebih bagi masyarakat sekitar.

“Hal ini sesuai dengan visi PGSD yang berbunyi mengembangkan keilmuan pedagogi dan profesional pendidikan dasar yang unggul, berdaya cipta, dan berwawasan global berlandaskan nilai-nilai kekristenan,” tuturnya. Kegiatan rutin ini akan kembali dilaksanakan pada Januari 2024 mendatang dengan topik “Karakteristik Sekolah Dasar dan Kurikulumnya,” ujar Mozes Kurniawan didampingi dengan Gamaliel Septian Airlanda.

(tow) Artikel ini telah tayang di solopos.com

Loading...