15 Hal Penting yang Harus Diperhatikan Ojol di Masa ‘New Normal’

ILUSTRASI. Gojek buat Posko layani cek kesehatan mitra pengemudi

Jelang berakhirnya masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di DKI Jakarta pada 4 Juni 2020 mendatang, masyarakat akan menghadapi fase ‘New Normal’. Karenanya, berbagai protokol pencegahan penularan virus dipersiapkan dan harus diterapkan.

Dengan berakhirnya masa PSBB, Ojek Online berpotensi dapat kembali membawa penumpang. Seperti yang kita ketahui, selama penerapan PSBB, ojek online dilarang membawa penumpang bahkan pihak aplikator menonaktifkan fitur tersebut.

Untuk itu, melihat adanya potensi ojek online bisa kembali membawa penumpang, Gabungan Aksi Roda Dua Indonesia menerbitkan 15 langkah panduan ‘New Normal’, yang wajib dipraktikkan oleh parapengemudi ojek online.

Berikut daftar 15 protokol kesehatan yang wajib diterapkan oleh para pengendara ojol:

1. Patuhi basic personal hygiene bagi pengemudi ojol

2. Gunakan masker saat sedang kegiatan di luar rumah atau sedang operasional

3. Gunakan helm SNI berpenutup wajah

4. Gunakan sarung tangan bersih dan higienis

5. Gunakan atribut ojek online yang bersih dan higienis

6. Tutupi bagian leher dengan buff atau syal

7. Gunakan sepatu tertutup dan gunakan kaus kaki

8. Siapkan plastik berklip, khusus untuk menyimpan uang kertas atau logam, hindari menyimpan uang langsung ke dompet

9. Hindari bersentuhan secara langsung dengan pengguna ojol

10. Ingatkan penumpang agar lebih baik membawa helm pribadinya sendiri

11. Jangan membawa beban berlebihan saat berkendara sepeda motor dan penumpang hanya 1 orang

12. Istirahat yang cukup dalam operasional

13. Jaga kebersihan makanan dan minuman

14. Jika dimungkinkan agar mengkonsumsi vitamin untuk menjaga imunitas

15. Hindari berkerumun, atau jika berkelompok agar perhatikan physical distancing

Untuk mendukung pemberlakuan PSBB di Pekanbaru, Gojek menyiapkan posko aman bersama Gojek, di mana masker dan hand sanitizer dibagikan secara gratis kepada mitra driver, serta pengecekan temperatur dan disinfektan untuk kendaraan.(GOJEK FOR RIAUPOS.CO)

Hal tersebut sesuai dengan pernyataan Ketua Presidium Nasional Garda, Igun Wicaksono, yang dikutip VIVA Otomotif dari 100kpj, Rabu 27 Mei 2020.

“Garda sebagai asosiasi, secara cepat dan tanggap semenjak awal terjadinya pandemi terus melakukan langkah-langkah prevensi, sebagai antisipasi penularan COVID-19 pada pengemudi maupun penumpang dan pengguna jasa ojol”.

Loading...