Unjuk Rasa Depan Kantor Grab Medan, Driver: Kabulkan Tuntutan atau Pergi Dari Kota Kami

26

Ratusan driver taksi online menggelar unjuk rasa di kantor Grab di Komplek CBD Polonia, Medan, Sumatera Utara, Jumat (10/8/2018).

Informasi dihimpun, pengunjuk rasa yang berasal dari berbagai organisasi taksi online mengawali aksi dari Lapangan Merdeka sekitar pukul 08:00 WIB. Satu jam berselang, mereka berkonvoi melintasi Jalan Balai Kota – Jalan Guru Patimpus – Jalan Gatot Subroto – Jalan Iskandar Muda – Jalan Gajah Mada – Jalan S. Parman – Jalan Pattimura – Jalan Mongonsidi – Jalan Ir. Juanda – Jalan Imam Bondjol dan tiba di Jalan Polonia tepatnya Komplek CBD pukul 10:00 WIB.

Di depan kantor Grab itu, pengunjukrasa menyanyikan lagu kebangsaan, Indonesia Raya. Hingga pukul 14:00 WIB, pengunjukrasa mulai berorasi. Adapun tuntutan yang disampaikan adalah meminta aplikator melakukan transparansi sistem bonus dan suspen sepihak serta meninjau kembali akun-akun yang disuspen tanpa proses banding terbuka.

Tampak unjuk rasa mendapat pengawalan dari pihak kepolisian yang berjaga-jaga di depan kantor Grab. Tak lama, perwakilan driver diterima pihak Grab yang berjanji akan memberi keputusan, Senin (13/8/2018). Mendengar itu, pengunjukrasa berjanji akan kembali turun ke jalan jika tidak mendapat keputusan hingga tanggal yang dijanjikan. Sekitar pukul 15:30 WIB, pengunjukrasa membubarkan diri dengan tertib. “Hidup taksi, hidup taksi,” seru mereka.

(hetanews/tow)