UMMA, Aplikasi Transportasi Online Dari dan Untuk Perempuan

18

SEIRING modernisasi, perempuan yang dulunya dianggap sebagai ‘warga kelas dua’, kini menancapkan eksistensinya di ruang publik. Seolah mendobrak pakem, pekerjaan yang sebelumnya hanya dilakoni pria, kini juga dirambah kaum hawa. Atas nama kenyamanan, Natural Aceh menggagas lahirnya UMMA, jasa transportasi online berbasis android yang berakar dari kearifan lokal.

Peringatan ‘Women International Day’ yang jatuh pada 8 Maret lalu, menjadi momentum lahirnya UMMA. Transportasi online dari perempuan untuk perempuan. Menawarkan kenyamanan bepergian untuk Anda para muslimah.

“Jadi awalnya dari saya sendiri. Kalau bepergian keluar rumah kadang nggak ada kendaraan atau suami ke luar kota. Sementara kalau pakai jasa transportasi online biasa kalau dapat driver perempuan untung-untungan,” ujar Owner UMMA, Devrina Putri, yang ditemui di Kantor Sekretariat di Kawasan Alue Naga, Kecamatan Syiah Kuala, Banda Aceh, Selasa (19/3).

Cut Mutiara Dewi (19)–satu dari 41 driver–mengaku tertarik menjadi ojek online karena khusus melayani pelanggan perempuan. Berbekal informasi yang didapat dari grup whatsapp asrama kampus, perempuan asal Bireuen ini lantas mendaftarkan diri sebagai rider. Mengisi pendaftaran online dan melakukan akad. Perempuan muda yang tercatat sebagai mahasiswi Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) Banda Aceh itu mengaku, penghasilannya sangat membantu untuk kebutuhan kuliah.

Atas dasar itu, tak sulit bagi Tiara–demikian ia akrab disapa–mengantongi izin dari orang tua. Walaupun tak pernah terpikir olehnya menjadi tukang ojek, namun menikmati pengalaman kuliah sembari bekerja tersebut. Dari kesibukan sambilannya itu, dalam sehari ia bisa membawa pulang uang puluhan ribu rupiah.

“Meskipun sudah tahu caranya, tapi pertama kali jemput penumpang ya tetap deg-degan. Tapi kita harus memberi kenyamanan bagi penumpang, mulai dari sapaan misalnya,” ujar Tiara berbagi pengalaman.

Selain menyediakan jasa antar penumpang, transportasi online ini juga melayani permintaan antar-jemput anak. Di luar itu, jasa kurir barang juga lumayan diminati. Saat ini, UMMA yang melayani seputaran Banda Aceh dan sebagian Aceh Besar itu mempunyai 32 rider dan 9 driver. Sejak beroperasi dua pekan lalu, sebanyak 400-an perempuan tercatat sebagai pelanggannya.

Demi keamanan bersama, layanan transportasi online ini menerapkan kebijakan operasi mulai pukul 06.00-20.00 WIB saja. Dibantu sejumlah laki-laki sebagai teknisi, jika terjadi kendala dalam perjalanan. Seperti lazimnya transportasi online, mobilitas driver dan costumer terpantau oleh sistem. Jika ingin memakai jasa transportasi ramah perempuan ini, Anda tinggal mengunduh aplikasi UMMA yang tersedia di play store. Jadi, mau kemana hari ini?

(tribunnews/tow)