Tips Memesan Taksi Online yang Benar

15

Bagi kalian yang sering menggunakan jasa taksi online seperti Go-Car dan Grab, berikut adalah tips dan trik memesan taksi online yang baik dan benar. Agar pengalaman anda menjadi lebih maksimal dalam menggunakan jasa taksi online, berikut beberapa hal yang perlu dipertimbangkan dan dicermati sebelum melakukan order taksi onlinne.

1. Pastikan titik penjemputan yang Anda masukkan jelas dan benar.
Pastikan juga titik jemput bisa dilalui mobil dengan aman. Jangan paksakan untuk jemput di dalam jalan sempit atau bahkan masuk gang satu mobil. Mohon pengertiannya bahwa taxol yang Anda pesan belum tentu penduduk atau warga sekitar yang paham situasi lingkungan penjemputan.

Sering kali driver dipaksa untuk menjemput di jalanan sempit sehingga dimaki-maki warga, baik itu saat menjemput atau mengantarkan penumpang. Mohon pertimbangkan resiko yang driver hadapi dengan tarif yang sampai saat ini relatif dibilang cukup murah dibanding taksi konvensional.

2. Pastikan Anda memesan sesuai kapasitas kendaraan.
Jika lebih dari 4 orang (anak-anak mohon dihitung kecuali balita) silahkan pilih fitur 6 passenger. Dengan menggunakan fitur 6 passenger sistem pun akan otomatis melakukan penyesuaian perhitungan harga yang nilainya juga tidak signifikan. Daripada Anda pada akhirnya berselisih paham mengenai tarif tambahan untuk penumpang ekstra yang tidak ada patokannya.

3. Go-Car atau GrabCaradalah fasilitas pengantaran penumpang dan bukan mobil delivery (antar barang).

Mohon pengertiannya kepada para customer untuk tidak memanfaatkan murahnya tarif taxol untuk memanfaatkan kondisi ini (mengirim barang). Silahkan pilih fasilitas kendaraan online pengiriman barang yang lain yang ada di Indonesia.

4. Mohon perhatian dan kerjasamanya untuk tidak minta dijemput di pinggir jalan sesuka Anda.
Untuk menghindari pelanggaran lalu lintas dan bentrokan dengan transportasi konvensional lainnya. Contohnya, naiklah di halte atau tempat umum yang menyediakan tempat bagi driver bisa parkir pickup dengan aman, tidak asal di pinggir jalan bahkan di perempatan jalan sehingga menimbulkan kemacetan dan mengganggu pengguna jalan lain. Pilihlah pickup point yang aman untuk Anda, Driver  dan pengguna jalan lainnya.

5. Bersabarlah menunggu pengemudi Anda.
Lalu lintas menuju titik penjemputan terkadang macet atau bahkan harus jalan memutar sehingga keluar dari prediksi lamanya penjemputan di aplikasi penumpang. Driver sering sekali menjadi korban ketidaksabaran penumpang, sudah bermacet ria hampir sampai tujuan, penumpang tanpa konfirmasi cancel order.

Asal tahu saja, setiap kali cancel order sangatlah berpengaruh kepada penilaian performa yang juga sangat berpengaruh kepada pencairan bonus harian kami yang sangat kami harapkan supaya bisa tetap menyambung nafkah kami.

6. Mari saling menghargai.
Driver butuh penumpang dan sebaliknya. Penumpang ingin nyaman, kami pun ingin melayani dengan maksimal. Jagalah kebersihan dan sopan santun di dalam kendaraan supaya tidak mengganggu konsentrasi kami saat mengemudi. Kendaraan kami pelihara sebaik mungkin, hargailah hak milik orang lain.

7. Saling menghargai dan saling pengertian adalah kunci keberlangsungan pelayanan taksi online
Menurut saya, jangan sampai akhirnya taksi online menjadi seperti taksi konvensional yang banyak dijumpai kondisi tidak terawat, tidak layak jalan dan tidak mematuhi aturan ialh lintas.

Demikian masukan dari salah satu driver taksi online.

Terima kasih.

(mediakonsumen/tow)