Regulasi Taksi Online Dipastikan Selesai Bulan Ini

7

Kementerian Perhubungan memastikan, pengganti Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) No. 108 tahun 2017 Tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang Dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak Dalam Trayek (taksi online) akan selesai pada bulan ini.

Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiadi mengatakan, saat ini proses penyusunan Permenhub baru itu sudah rampung dan tinggal menunggu proses diundangkan di Kementerian Hukum dan HAM.

“Rencana selesai Desember ini,” katanya kepada KONTAN, Jumat (7/12). Adapun inti dari Permenhub itu, kata Budi, pasal-pasal yang dibatalkan oleh Mahkamah Agung (MA) itu sebagian besar sudah tidak akan dimuat kembali.

“Misalnya, masalah stiker, KIR dan, SIM sudah tidak ada lagi,” tambahnya. Sementara peraturan yang masih tetap diatur adalah kuota dan batas wilayah operasi.

Budi juga mengatakan, penandaan pelat nomor masih akan tetap diatur. Tapi bedanya, hal ini akan diatur lebih lanjut oleh pihak kepolisian. Secara prinsip, ia menjelaskan, Permenhub yang baru ini akan mengatur lima standar pelayanan minimal (SPM) antara mitra dengan aplikator.

“SPM itu di antaranya, keamanan, keselamatan, keterjangkauan, dan kenyamanan,” sambung dia. Seperti kenyamanan, pengemudi harus berpakaian baik, sopan, kendaraan bersih, dan tidak merokok.

Lalu keamanan, pihak aplikator akan membuat panic button disetiap akun. Sehingga, baik pengemudi dan penumpang kalau ada peristiwa yang mengancam maka, bisa menekan panic button tersebut.

(kontan.co.id/tow)