Prospek Cerah Bisnis Taksi Online di Bojonegoro

244

Bisnis transportasi belum terjadi kompetitor. Pelaku usaha sektor ini belum banyak. Kebanyakan melayani jasa antarjemput kota (carter) dan rental mobil. Meski, belum berbentuk aplikasi, namun animo masyarakat cukup baik.

Bima Novianta salah satu pelaku usaha mengatakan, prospek taksi online cukup bagus. Terutama banyaknya pendatang dari kalangan pekerja minyak dan gas (migas). Usaha yang baru dimulai sejak tujuh yang lalu pun mulai banyak permintaan.

Baca:

Dia menawarkan tarif cukup ekonomis, di seputaran kota hanya Rp 30 ribu. Sedangkan di luar kecamatan kota Rp 50 ribu. Bima, mengatakan konsumennya dari penduduk lokal Bojonegoro dan orang dari luar kota.

Adapun tiap akhir pekan biasanya paling banyak dari kalangan pekerja migas. “Konsumen beragam, penduduk lokal maupun luar kota. Paling sering pegawai migas kalau tiap akhir pekan,” ujarnya.

Sakti Wicaksono pelaku usaha lainnya menambahkan, mulai menerima pesanan mengantarkan penumpang di seputaran kota. Namun, sifatnya masih insidental, karena sebenarnya hanya melayani carter.

“Namun, kalau ada yang ingin diantar ke sekitaran kota pasti dilayani, apalagi konsumen butuh untuk antar keluarganya belanja ke swalayan atau berobat ke rumah sakit,” katanya.

Dia menawarkan tarif mulai dari Rp 30 ribu hingga Rp 100 ribu tergantung durasi dan rutenya.

(jawapos/tow)