Perkenalkan Ojesy, Ojek Online Syariah Khusus Perempuan

144

Industri transportasi online di Indonesia tidak hanya diisi oleh Go-Jek, Grab, dan Uber. Masih ada beberapa perusahaan lain yang turut mengembangkan bisnisnya di industri ini, salah satunya Ojesy.

Ojesy pertama kali didirikan oleh Evilita Adriani dan Reza Zamir di Surabaya, Jawa Timur, dengan nama perusahaan Ojek Syar’i Surabaya pada 10 Maret 2015 lalu. Empat bulan berikutnya, Agus Edi bergabung dan perusahaan resmi dilegalkan dengan nama PT. Ojek Syari Indonesia.

Baca:

Ojesy menargetkan pasarnya untuk semua wanita dan anak-anak, termasuk yang non-muslim. Ojesy masih melayani pengguna laki-laki, dengan catatan usianya tidak boleh lebih dari delapan tahun.

Selama lebih dari dua tahun berjalan, Ojesy yang berkantor pusat di Bojonegoro sudah punya delapan karyawan, yang terdiri dari tiga orang bertugas menangani layanan konsumen, dua orang sebagai admin keuangan, dan tiga orang untuk tim teknologi.

Untuk mitra pengemudinya sendiri, mereka mengklaim saat ini sudah punya 600 mitra pengemudi yang semuanya adalah perempuan muslimah berjilbab. Para mitra ini tersebar di 25 kota di Indonesia.
Kota-kota tersebut adalah Surabaya, Sidoarjo, Malang, Gresik, Madiun, Solo, Semarang, Yogyakarta, Bandung, Bogor, Bekasi, Depok, Tangerang, Tangerang Selatan, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Jakarta Utara, Jakarta Pusat, Makassar, Purbalingga, Purwokerto, Banjarnegara, Bojonegoro dan Cilacap.

Layanan yang ditawarkan Ojesy

1. Ojesy punya tiga layanan transportasi untuk pelanggannya. Berikut ketiga layanan Ojesy. Order Sekarang. Pemesanan ojek pada opsi Order Sekarang dilakukan minimal 30 menit sebelum keberangkatan, dengan tarif satu kilometer awal Rp 8.000 dan Rp 3.000 untuk kilometer selanjutnya.

2. Order Booking
Pilihan Order Booking untuk pmesanan perjalanan yang akan dilakukan besok atau beberapa hari kedepannya, dengan tarif satu kilometer awal Rp 8.000 dan Rp 3.000 untuk kilometer selanjutnya.

3. Order Bulanan/Berlangganan
Pemesanan Ojesy secara berlangganan untuk 20 kali perjalanan. Tarif yang ditawarkan Rp 3.000 per kilometer. Cara pembayaran untuk layanan ini ialah bayar diawal dengan minimal pemesanan 20 kali.

Di antara ketiganya, Order Berlangganan menjadi layanan unggulan Ojesy. Selain tak ada di layanan ojek online manapun, Order Berlangganan diklaim aman.

“Kebanyakan orang tua yang order buat anak-anaknya sekolah. Di sini kita unggul karena orang tua akan merasa aman kalau perempuan juga yang bawa,” ucap Reza kepada media, Jumat (12/1).Selain melayani perjalanan dari tempat ke tempat, Ojesy juga membuka jasa antar barang atau Order Kurir dengan tarif Rp 3.000 per kilometer.

Ojesy menerapkan sistem bagi hasil dengan pembagian biaya untuk pengendara sebesar 80 persen dari tarif ojek per kilometer. Mekanisme ini berlaku untuk semua layanan.

(kumparan/tow)