Penuhi Syarat Ini, Driver Go-Jek Bisa Dapat Rumah KPR Bank BTN

113

Bank BTN Tbk (Persero) menyalurkan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) khusus untuk para pengemudi (driver) transportasi online Go-Jek. Untuk tahap awal, BTN menyalurkan KPR bagi 351 pengemudi Go-Jek di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek).

Corporate Secretary Bank BTN Agus Susanto mengatakan, KPR yang disalurkan untuk pengemudi Go-Jek merupakan KPR bersubsidi dengan skema SSB (Subsidi Selisih Bunga). Dengan skema ini, debitur hanya dikenai bunga 5% selama masa angsuran dengan jangka waktu maksimal 20 tahun.

“Meskipun para pengemudi Go-Jek masuk kategori masyarakat berpenghasilan tidak tetap, namun proses seleksinya kita berlakukan sesuai aturan. Data para pengemudi Go-Jek lengkap dan detail, jadi memudahkan analisis kelayakan kreditnya,” papar Agus kepada kumparan (kumparan.com), Kamis (7/12).

Selain harus memenuhi persyaratan di Bank BTN, menurutnya, calon debitur juga harus memenuhi kriteria layak menerima subsidi KPR. Seperti memiliki masa kerja minimal satu tahun, berpenghasilan tidak lebih dari Rp 4 juta, dan belum memiliki rumah atau KPR yang diajukannya merupakan rumah pertama.

Baca:

Adapun maksimal harga rumah yang bisa dimiliki oleh pengemudi adalah Rp140 juta per unit. Tipe rumah mulai 26 sampai 31 dengan luas tanah 60 hingga 70 meter persegi.

“Pembayaran angsuran sebesar Rp 42.000-Rp 45.000 akan dipotong oleh Go-Jek dari pendapatan harian para pengemudi tersebut,” papar Agus.

Sementara itu SVP Public Policy & Government Relations Go-Jek Malikulkusno Utomo mengatakan, program perluasan akses kepemilikan rumah ini telah diluncurkan di 14 kota dan telah menyasar 4.500 mitra Go-Jek.

“Kami berharap program seperti ini terus berkembang sehingga kesejahteraan mitra kami semakin meningkat. Sebelumnya kami juga memiliki program asuransi, kredit motor dan telepon seluler, serta tabungan haji,” kata dia seperti dikutip dari Antara.

(kumparan/tow)