Pengamat: Untuk Bisa Bersaing, Taksi Konvensional Perlu Berinovasi

44

Pengamat Transportasi dari Universitas Trisakti, Yayat Supriyatna, mengatakan, taksi konvensional perlu lebih inovatif dalam menjalankan usaha untuk bisa bersaing dengan taksi online.

Menurutnya, keberadaan taksi online mampu memberi fasilitas yang murah, aman dan cepat.

“Masyarakat butuh yang cepat, murah dan aman,”‎ kata Yayat di Jakarta, Kamis (7/9/2017).

Baca:

Sementara, lanjut dia, taksi konvensional lebih mahal lantaran pembebanan biaya kredit unit mobil. Dan, taksi konvensional masih menggunakan pola lama.

“Bisa tidak mereka berubah mematok harga lebih murah dengan cara mengurangi biaya lain-lain. Misalnya, biaya pembebanan kredit mobil atau lainnya,” terang dia.

Ia mengungkapkan, taksi konvensional harus segera berbenah. Hal itu bertujuan guna menjalankan usaha untuk bisa bersaing dengan taksi online.‎

(harianterbit/tow)