Merasa Terbantu, Pelaku UMKM Balikpapan Galang Bantuan Dukung Transportasi Online

78

Dukungan terhadap keberadaan moda transportasi online di Balikpapan terus mengalir.

Kali ini, sokongan muncul dari pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UKM) yang menjadi mitra beberapa sistem transportasi berbasis aplikasi daring tersebut.

Salah satunya, Mitra Yuana, pemilik usaha jajanan kue bolu dan risoles buatan rumahan bernama Good Bolu and Risoles.

Baca:

Diakui Mitra, persaingan usaha mikro yang semakin kompetitif dewasa ini, mengharuskan pelaku bisnis bermodal kecil, pandai memutar otak memasarkan produk dengan biaya seefisien mungkin.

Beberapa item pengeluaran besar seperti sewa bangunan, promosi berbayar sampai ongkos kirim bisa ia pangkas setelah bekerjasama dengan sistem aplikasi transportasi online.

Salah satunya lewat kerjasama dengan aplikasi Go-Food milik Go-Jek yang menurut pengalamannya mengubah transaksi lebih efisien.

“Sebagai pelaku UMKM, saya tetap bisa memasarkan produk langsung diambil driver online dan bayar di rumah. Efisien sekaligus promosi,”ujar Mitra ditemui di areal ruko Balikpapan Baru, Kecamatan Balikpapan Tengah, Kamis (12/10/2017).

Baik langsung maupun tidak, penjualan berbasis aplikasi ojek daring ini turut mendongkrak pendapatannya. Selain juga pemasaran lain melalui Twitter, Facebook atau Twitter.

Dalam sehari, rata-rata omzet kue bolu dan risoles yang ia rintis bersama suaminya mencapai Rp 2 juta.

“Peningkatan juga efisien. Kalau melalui antar online dan sosmed kita didatangi sama driver go jek, kita ga tahu siapa yang order jadi ga repot pasarin,”ujarnya.

“Kalau angkot apa mau masuk gang,dan pasti nambah biaya,”tambahnya

Gejolak pengendara transportasi online dan konvensional beberapa hari ini di Balikpapan, diakuinya turut menyumbang penurunan omzet usahanya yang sangat mengandalkan pengiriman ojek online tersebut.

“Pas aksi (penolakan transportasi online) kemarin omzet cuma Rp 1,6 juta, biasanya Rp 2 juta. Banyak yang batalin pesanan,”ujarnya.

Harapannya agar aplikasi transportasi online ini tetap dibuka. Karena sangat membantu. Tak cukup berharap, bersama beberapa rekan sesama pengusaha UMKM di Balikpapan, Mitra berencana mengkonsolidasikan aksi dukungan bagi para pengendara ojek online di Balikpapan.

Ditanya lebih lanjut mengenai bentuk dukungan tersebut, ia hanya menjawab masih ditahap lanjut perencanaan.

“Nanti sore kami (pengusaha UMKM ketemu) konsolidasi dan koordinasi,”tandas Mitra yang hari itu ikut berkumpul bersama ratusan driver ojek online di ruko Balikpapan Baru.

(tribunnews/tow)