Mangkal Sembarangan, 32 Driver Ojek Online Kota Semarang Ditilang

32

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang bersama Satlantas Polrestabes Semarang kembali melakukan operasi gabungan driver ojol di sejumlah titik.

Kabid Pengendalian dan Penertiban Dishub Kota Semarang, Danang Kurniawan mengatakan, razia tersebut disasarkan pada ojek online yang mangkal di daerah larangan parkir dan pedestrian area.

Di antaranya, Jalan Pemuda, Paragon, Jalan Pandanaran, Simpanglima, Jalan Gajah Mada, dan Jalan Depok.

Terjaring 32 ojek online ditilang langsung oleh Satlantas Polrestabes Semarang.

“Operasi dipimpin Kabid Daltib Dishub Kota Semarang pukul 13.00 – pukul 16.00,” terang Danang, Kamis (27/6/2019).

Lebih lanjut, sejumlah ojol tersebut terjaring menyalahi prosedural saat mangkal atau parkir sehingga dapat menyebabkan kemacetan dan kesemrawutan hingga kerusakan lantai trotoar.

Pihaknya juga melakukan sosialisasi ataupun tindakan preventif setiap hari melalui pengeras suara mobil patroli.
Tujuannya guna memberikan arahan dan imbauan kepada para pengguna jalan agar selalu tertib aturan.

“Kami berharap supaya bisa menimbulkan efek jera dan mereka lebih tertib dalam berlalu lintas terutama parkir atau mangkal.
Sudah saatnya pengelola ojol memikirkan lokasi-lokasi atau pangkalan yang baku supaya lebih terkoordinir dan rapi,” terang Danang.

Kasatlantas Polrestabes Semarang, AKBP Yuswanto Ardi menambahkan, operasi gabungan tersebut berjalan aman dan lancar.

“Tambahannya ya kami harapkan ada kesadaran dan efek jera sehingga tidak lagi melanggar ketentuan yang ada,” tandas Ardi.

(tribunnews/tow)