“L.O.L Taksi”, Sinetron Drama Komedi yang Angkat Kisah Menarik Tentang Para Supir Transportasi Online

109

Selain Jodoh Yang Tertukar, satu sinetron lainnya juga siap tayang di layar SCTV. Berjudul L.O.L Taksi, sinetron bergenre drama komedi yang mengangkat kisah menarik tentang para supir transportasi online ini akan tayang juga mulai Jumat, 1 September 2017 besok.

Lantas, siapa saja pemainnya dan seperti apa ceritanya? Berikut ini, kami turunkan sinopsis global ceritanya.

Kini bukan jamannya lagi, memberhentikan angkutan umum di pinggir jalan. Ada cara praktis yang memudahkan masyarakat untuk bepergian dengan menggunakan kendaraan umum. Cukup dengan menggunakan aplikasi khusus, memesan, lalu kita pun akan diantar kemanapun kita mau.

Baca:

Makmur, Lolox, dan Dinda adalah beberapa diantara ribuan supir angkutan online yang kini membanjiri ibukota. Keseharian mereka, problematika dengan penumpang hingga masalah personal yang tentunya sangat menarik untuk dikulik tersaji di sinetron L.O.L Taksi.

Makmur, pria 35 tahunan, orang Jawa tulen dan sudah berkeluarga ini sangat baik, bahkan terlalu baik. Namun, kepolosan sikapnya justru sering membuat ia bermasalah. Lain lagi dengan Lolox, pemuda yang baru datang dari Medan ini mencoba peruntungan baru sebagai supir online setelah lama berkarir sebagai sopir angkot di kota asalnya. Beda dengan Makmur, Lolox sangat temperamen dan berpikiran pendek. Segala hal dipandangnya gampang, meski kemudian membuat dirinya jatuh dalam berbagai persoalan.

Beda Makmur, beda Lolox, beda pula yang terjadi dengan Dinda. Ia justru sering bermasalah karena statusnya yang perempuan dan cantik. Tak sedikit pria yang mencoba modus. Untung medali emas karate yang digantung di spion, cukup membuat nyali pria-pria modus itu menjadi ciut. Karena mandiri, penghasilan Dinda sebagai driver pun dipakainya untuk membiayai kuliah.

Ribetnya urusan mereka tentu tak berhenti di diri mereka saja. Pihak kantor, hingga pool, dan kantin tempat mereka berkumpul juga sering kena imbas masalah mereka. Diantaranya ada tokoh Jeslin; seorang Customer Services Online, Jafar atau lebih suka dipanggil Kang Jeff, Pak Kadir; C.E.O perusahaan, Juwita alias Juwariyah binti Karta si penjaga kantin yang ngakunya smart tapi sebenarnya lebih banyak sok tahunya, dan masih banyak lagi karakter unik lainnya.

Kata L.O.L pada judul sinetron ini sendiri merupakan singkatan dari Len On Len. Kata yang seharusnya adalah On Line, namun Pak Kadir sang C.E.O dalam L.O.L Taksi diceritakan tak bisa menyebutnya dengan benar. Hingga akhirnya, kata Len On Len lah yang kemudian dipakai.

L.O.L Taksi dibintangi si cantik Angelica Simperler sebagai Dinda, Ery Makmur sebagai Makmur, dan komika jebolan ajang SUCA 1; Lolox dengan nama peran yang sama. Selain mereka, pelawak senior Kadir juga turut bermain bersama Fajar Gomez, Jesslin, Kiki Hokya, Arif FK, Boim Imut, dan masih banyak lagi yang lainnya.

L.O.L Taksi bisa disaksikan mulai Jumat, 1 September 2017, dan akan tayang setiap hari pada pukul 15.00 WIB, hanya di SCTV ‘Satu Untuk Semua’.

(liputan6/Tow)