Kabar Grab Dapat Kucuran Dana Besar, Jadi Bahan Bully-an Para Mitra ke Manajemen

20384

Selasa (25/7) Tranwatch menerbitkan berita dengan judul “Dapat Kucuran Dana $2 Miliar dari China dan Jepang, Grab Tantang Go-Jek.

Berita itu kemudian ada yang mengunggahnya ke akun facebook. Dapat kucuran dana besar, dan ingin menantang Go-Jek, bukannya mendapat sambutan positif, justru menjadi bahan bully-an oleh netizen.

Baca:

Tanggapan negatif itu bukan hanya datang dari netizen pada umumnya, tetapi juga dari para mitra-nya. Bahkan dari yang Transwatch ikuti di kolom komentar facebook itu, komentar pedas lebih banyak disuarakan oleh para driver grab.

Kebanyakan dari driver grab mengkritik kebijakan Grab yang tidak pernah memperhatikan kesejahteraan para mitra-nya.

Sebanyak apapun Grab mendapat suntikan dana, menurut para mitra jika tidak memberikan keuntungan bagi mereka, dana itu dianggap sia-sia.

Driver grab yang menanggapi secara sinis kabar Grab dapat kucuran dana itu adalah Dastan Dastan.

“Dpt kucuran dana,, jaminan argo belum dibayar sue,,” komentar Dastan Dastan.

Kemudian, akun facebook Endri Suhandi meminta Grab lebih memperhatikan kesejahteraan para mitra-nya, karena hal itu akan berdampak pada pelayanan yang baik terhadap pelanggannya.

“Sejahtera kn para driver otomatis pelayanan memuaskan,” sindir Endri Suhandi.

Seorang netizen bernama Firman Hidayat bertanya ke para driver yang mengeluh itu, “Bro u driver? Emang parah ya?,” tanya Firman.

Rama Dhan, driver grab menanggapi pertanyaan itu dengan jawaban yang membuat netizen meneteskan air mata. Ramadhan bercerita kalau dirinya sudah 2 tahun menjadi driver grab, tapi baru-baru ini tiba-tiba disuspend secara sewenang-wenang oleh manajemen.

Uang saldo di dalam hap-nya pun hangus karena disuspen tersebut. Belum lagi, bonus yang dijanjikan manajemen pada saat lebaran yang lalu, hingga kini belum ada kejelasan. Seperti para driver lainnya, Ramadhan pun sampai saat ini merasa sakit hati ke Grab.

 

(tow)