Ini Keluhan dan Komplain Terbanyak terhadap Layanan Ojek Online

20628
Gojek (ilustrasi)

Baik Gojek maupun Grabbike pernah berhadapan dengan yang namanya keluhan dan komplain terhadap ojek online. Namun, dibalik semua komplain tersebut, ternyata Ojek Online masih disayang.

Hal ini dapat kita lihat banyaknya ojek online yang masih saja berseliweran di sepanjang jalan. Hampir seluruh jalan di Ibukota dan sekitarnya selalu terdapat ojek online dari berbagai perusahaan yang lalu lalang.

Hal ini tentu tidak terlepas dari kelebihan ojek online dibandingkan dengan ojek pangkalan dalam beberapa hal menurut pemakainya. Lalu seperti apa keluhan dan komplain terhadap ojek online yang sering kita dengar dari rubrik pembaca ? Berikut ini beberapa diantaranya.

Keluhan Dan Komplain Terhadap Ojek Online

Ojek online yang terbilang bisnis baru tidak terlepas dari keluhan maupun komplain dari berbagai pihak, baik masyarakat, penumpang maupun pengendara itu sendiri. Berikut ini beberapa contoh keluhan yang paling sering terdengar.

Pemesanan Ojek Online Tidak Datang

Seringkali ojek yang sudah dipesan ternyata tidak datang setelah konfirmasi kedatangan. Tidak diketahui alasannya, namun seringkali dengan alasan ban bocor atau berbagai alasan yang menyebabkan pengendara ojek online tidak datang dan meminta pembatalan kepada pemesan.

Yang lebih parah lagi, ternyata ketidakhadiran ini tidak dikonfirmasikan, sehingga mengecewakan pemesan. Bahkan pernah ada yang mengeluhkan permainan curang dari pengendara yang menutup pesanan seakan-akan telah menyelesaikan pekerjaan pada tidak pernah hadir. Akibatnya saldo consumen dipotong tanpa menggunakan jasa ojek sama sekali.

Tidak Mendapat Pengendara

Memang banyaknya pengendara di sekitar lokasi pemesanan tidak selalu berarti pemesanan ojek bisa langsung didapat. Namun setidaknya dengan jumlah pengendara yang tampil di layar GPS pemesan, hal ini cukup mengecewakan disaat memerlukan tumpangan tapi tidak menemukan pengendara yang bersedia.

Pengendara Ugal-ugalan.

Berita tentang pengendara ugal-ugalan sudah bukan kasus yang sedikit. Ugal-ugalan membawa penumpang tidak terjadi hanya pada pengendara ojek online. Bahkan setiap saat bisa kita temukan pengendara yang ugal-ugalan.

Tentu saja jika hal ini terjadi pada pengendara ojek online, hal ini akan sangat mengecewakan penumpang. Tidak semua penumpang ojek adalah orang yang terbiasa naik ojek. Banyak di antara penumpang yang naik ojek karena keadaan mendadak yang mengharuskan menggunakan ojek dari pada menggunakan mobil pribadi atau bis.

Keluhan dan komplain terhadap ojek online memang terus mendapat perhatian dari perusahaan maupun pengendara sendiri. Hal ini dapat dilihat dari usaha perusahaan yang memberikan sanksi yang cukup tegas terhadap pelanggaran yang terbukti memberatkan dan jelas melanggar aturan perusahaan.