Ini Catatan Keluhan Pelanggan Pada Ojek Online

20087
Driver dan Pelanggan (ilustrasi)

Zaman yang modern ini, ojek online bukan menjadi fenomena yang langka. Anda bisa menemui ojek online di setiap tempat. Sehingga tidak heran jika sering terjadi demo ataupun kerusuhan karena keberadaan ojek online yang rupanya menghancurkan kendaraan umum konvensional.

Namun tahukah anda bahwa ojek online rupanya didukung oleh banyak orang. Mereka merasa sangat terbantu ketika akan berpergian dan tidak memiliki kendaraan. Hanya tinggal satu klik maka ojek akan datang ke rumah anda. Tidak hanya cepat dan praktis saja, ojek online memiliki ongkos yang lebih murah daripada kendaraan umum konvensional lainnya. Hal inilah yang kerap kali menjadi alasan para penumpang yang menggunakan jasa ojek online.

Walaupun didukung oleh banyak orang pasti ojek online memiliki sisi positif dan negatifnya. Berikut ini adalah berbagai keluhan banyak orang ketika akan menggunakan jasa ojek online.

1. Helm yang tersedia tidak sesuai dengan ukuran kepala penumpang

Ojek online biasanya akan menyediakan helm tersendiri bagi para penumpang. Karena masing-masing ukuran kepala penumpang berbeda maka ukuran helm yang diciptakan memiliki ukuran all size alias bisa dipakai oleh semua ukuran kepala. Namun karena ketersediaan helm beberapa ojek online juga menyediakan ukuran helm yang seadanya. Seringkali penumpang yang mengenakan helm yang tidak sesuai dengan kepalanya akan menimbulkan rasa tidak nyaman sepanjang perjalanan.

2. Banyak driver yang tidak hati-hati dalam perjalanan

Karena mengejar target banyak driver yang justru ugal-ugalan ketika membawa penumpang. Biasanya ojek online memiliki pelanggan yang lebih banyak daripada ojek konvensional. Walaupun perusahaan sudah mengingatkan kepada para driver untuk mengutamakan kenyamanan dan keamanan saat membawa penumpang kok masih ada saja driver yang ugal-ugalan. Hal inilah yang sering menjadi keluhan para penumpang ketika menggunakan jasa ojek online.

3. Tipe-tipe driver

Ketika anda menggunakan jasa ojek online tentu saja anda tidak bisa memilih tiba-tiba driver. Daripada anda mengharapkan mendapatkan driver yang seru ketika diajak berbicara. Namun tidak semua driver memiliki sifat yang seperti itu. Ada juga driver yang pendiam dan ada juga driver yang ketika mengajak berbicara topiknya kesana kemari. Banyak dari anda yang justru badmood ketika mendapatkan tipe driver yang tidak sesuai dengan ekspektasi. Apalagi jika si driver memiliki pendengaran yang buruk karena suasana jalan yang ramai. Anda sering kali harus teriak-teriak agar suaranya terdengar.

4. Driver bingung mencari jalan untuk sampai tujuan

Tidak semua driver tahu jalan jalan mana yang harus dilewati untuk sampai ke tujuan yang anda tentukan. Beberapa dari mereka tidak tahu harus lewat jalan mana untuk sampai ke tujuan. Beberapa orang pernah mengalami mereka menghabiskan waktu berjam-jam hanya untuk mencari jalan agar sampai di tujuan. Tentu saja hal ini akan membuat waktu si penumpang jadi tersita untuk duduk di atas motor.

5. Tidak ada driver yang bisa menjemput

Mungkin beberapa dari anda pernah mengalami sudah menunggu lama namun tidak ada driver yang bisa menjemput anda di lokasi. Hal ini tentu saja akan membuat waktu anda tersisa hanya untuk menunggu driver yang tidak memberikan kepastian. Hal ini sering dikeluhkan para penumpang karena bosan menunggu.

6. Sinyal tidak mendukung

Ketika anda akan menggunakan jasa ojek online maka sinyal smartphone harus mendukung. Namanya saja ojek online pasti pemesanannya dilakukan secara online juga. Seringkali yang menjadi kendala ketika anda akan memesan ojek online adalah baterai yang habis daya dan sinyal yang sulit. Sering kali anda gagal memesan ojek online padahal anda sedang benar-benar membutuhkan jasanya.

7. Tidak bisa menawar harga

Ojek online sudah menentukan harga yang harus anda bayar ketika menggunakan jasanya. Jika dapat murah maka anda sangat beruntung. Namun bagaimana jika anda mendapatkan harga yang mahal? Jangan pernah berpikir anda bisa menawar pada driver karena ojek online bukanlah objek konvensional harga yang tertera pada sistem adalah harga mati yang tidak bisa ditawar.

(harianbernas/tow)