Gojek Luncurkan Liga Cerdikiawan, Kampanye Keamanan Berkendara

9
Peluncuran Liga Cendikiawan Gojek di Yogya (Andini)

Gojek meluncurkan sebuah gagasan baru ‘Liga Cerdikiawan’ berupa sebuah kampanye keamanan berkendara transportasi berbasis aplikasi bagi kalangan Sekolah Menengah Atas (SMA) di Yogyakarta.

Gojek sebagai aplikasi super-apps juga mempelopori Gerakan Anti Pelecehan Seksual bagi mitra dan pengguna.   

Hal ini diungkapkan oleh Delly Nugraha selaku VP Region Gojek Jawa Tengah DIY di Dixie Restaurant Jogjakarta, pada Rabu (11/9/2019).  

“Seiring dengan perkembangannya, kita menyadari bahwa keamanan, kenyamanan dan keselamatan segala pihak menjadi sangat penting. Nah, kami ingin membawa semangat penggunaan solusi transportasi yang aman dan nyaman ke sekolah-sekolah,” terang Delly.  

Data Korlantas Polri 75 persen kecelakaan melibatkan pengendara sepeda motor baik sebagai penyebab maupun korban kecelakaan lalu lintas.

Data Ditlantas Polda DIY mengungkapkan bahwa angka kecelakan lalu lintas di DIY cukup tinggi.

Bahkan di kuartal pertama tahun 2019, angka kecelakaan lalu-lintas di DIY mencapai 1.831 kasus dengan memakan korban jiwa 117 orang dan rata-rata korban kecelakaan adalah mereka yang masih berusia produktif antara 15-35 tahun.  

Delly juga mengatakan sebagai platform yang mengedepankan inovasi teknologi digital, Gojek telah mengembangkan fitur Safety yang bermanfaat untuk keamanan pengguna layanan maupun mitra driver Gojek.

Inovasi ini dikerucutkan menjadi 3 pilar utama yaitu Pencegahan, Perlindungan dan Penanganan.  

Pencegahan berfokus pada tindakan meminimalisir risiko berkelanjutan seperti mewajibkan calon mitra driver untuk melengkapi dirinya dengan surat-surat lengkap (KTP, SIM dan STNK), menerapkan syarat minimal usia dan kondisi kendaraan yang layak saat pertama kali mendaftar yaitu umur kendaraan kurang dari 5 tahun.  

Perlindungan meliputi pengendara dan penumpang dilindungi dengan asuransi.  

Gojek juga menjadi satu-satunya perusahaan berbasis aplikasi yang memiliki ambulan untuk roda 2 atau roda 4.

“Ambulan siap dipanggil kapan saja asal terjangkau jarak dan waktu,” kata Delly.  

Selain itu, Gojek juga ada kontak darurat 24 jam jika merasa perlu penanganan cepat seperti membagikan perjalana ke orang terdekat/percaya (lokasi penjemputan, informasi lengkap driver, status pejalanan, dan juga rute yang ditempuh).

Gojek juga mengadakan lomba video cerdikiawan dan lomba penggunaan transportasi publik berbasis aplikasi (Gojek) antarsekolah.

Juara 3 mendapatkan hadiah Rp 1 juta dan voucher go-food sebesar Rp 20 ribu selama 1 bulan.

Juara 2 mendapatkan hadiah Rp 2 juta dan voucher go-food sebesar 20rb selama 1 bulan. 

Juara 1 mendapatkan hadiah Rp 4 juta dan voucher go-food sebesar Rp 20 ribu selama 1 bulan.

(krjogja/transonlinewatch)