Go-Jek Siap Tampung Driver Grab yang Ingin Pindah Aplikator

15

Ada yang menarik saat unjuk rasa yang dilakukan para Driver Grab baik Grabbike dan Grabcar di kantor perwakilan Grab Kota Manado, Jumat (22/3). Para driver yang menuntut insentif mereka dinaikan sesuai dengan target poin yang juga dinaikan, memilih mengundang pimpinan Gojek Manado, untuk berdiskusi.

Tak tanggung-tanggung, para driver Grab ini mengajak diskusi pimpinan Gojek Manado, saat tengah berlangsung aksi yang sama sekali tak mendapatkan respon dari kantor Grab perwakilan Manado.

Diskusi dilakukan di salah rumah kopi yang berhadap-hadapan dengan kantor Grab. Dalam diskusi tersebut, para driver menceritakan uneg-uneg mereka, sehingga akhirnya memilih untuk melakukan aksi unjuk rasa.

“Kami para driver di Grab seakan hanya jadi sapi perah. Target poin dinaikan, insentif tetap sama. Belum lagi, jangkauan Grab tidak terlalu luas,” kata beberapa perwakilan Gojek saat diskusi.

Sementara, pimpinan Gojek Manado, Ronald Simanjorang, menyebutkan jika pihaknya siap untuk merangkul para pengemudi Grab menjadi pengemudi Gojek, jika memang mereka berkeinginan untuk pindah.

Menurut Simanjorang, saat ini pihak Gojek akan mengembangkan jangkauan Gojek hingga ke Minahasa, Minahasa Utara, Bitung dan Tomohon, terutama untuk GoCar atau layanan Gojek untuk kendaraan roda empat.

“Tentunya komitmen awal Gojek ini ada, yakni semangat untuk membantu para driver. Dan sampai saat ini Gojek tetap pada komitmen itu,” kata Simanjorang.

Sekadar diinformasikan, para driver Grab ini sendiri sudah melakukan aksi yang kedua kalinya di kantor perwakilan Grab Manado. Sayangnya, pada aksi Jumat (22/3), tidak ada satupun perwakilan dari Grab yang menemui para pendemo.

(kumparan/tow)