Driver Go-Jek Dikeroyok & Dipukul Kursi Saat Tanya Orderan yang Dibatalkan Konsumen

18

Detik-detik driver ojek online (ojol) Gojek dikeroyok orang tak dikenal hingga dipukul kursi terjadi di Palembang

Driver ojol Gojek bernama Muhamad Aldi (33) itu menjadi korban pengeroyokan oleh lima orang yang tidak dikenalnya.

Dilansir dari Tribun Sumsel dalam artikel ‘Berniat Tanya Alasan Pembatalan Pesanan, Driver Ojek Online di Palembang Ini Malah Dikeroyok 5 Orang’, Aldi mengalami luka di kepala dan lengan serta lebam.

Aldi kemudian melapor ke Polresta Palembang, Senin (15/4/2019).

Kepada petugas, warga Jalan Kauman Perumahan Griya Alam Indah II Kelurahan Sukabangun II Kecamatan Sukarami ini mengatakan, penganiayaan itu dialaminya pada Minggu (14/4/2019), sekitar pukul 18:00.

Kejadian berawal saat ia mendapat orderan (pesanan) dari seseorang yang berlokasi di jalan Suka Bangun II Kecamatan Sukarami, Palembang.
Saat itu Aldy akan mengkonfirmasi, ternyata pesanan gojeknya di cancel (batalkan) oleh konsumennya.

Namun saat sore, ia kembali mendapat orderan dari dari orang yang sama. Tidak lama berselang orderan itu lagi-lagi di-cancel.

“Pas sore aku masih ngegojek dan mengaktifkan aplikasi gojek aku. Terus aku dapat lagi orderan dari orang yang sama. Ini sudah ketiga kalinya dia order namun di cancel” katanya.

Setelah 3 kali mendapat orderan namun di cancel, Aldi mencoba mengkonfirmasi pesanan dengan mendatangi langsung alamat orang tersebut.

Sesampainya di lokasi kejadian, Aldi tiba-tiba dihampiri oleh seorang pria yang mengaku kakak dari si konsumen itu.

“Entah karena ia tidak senang karena aku datangi dan menanyakan orderan, dia langsung menyengkram leher aku sambil manggil tukang parkir yang ada di dekat situ untuk minta diambilkan sajam.”

“Oleh tukang parkir itu diambilkannya kursi plastik,” jelasnya.

Kemudian Aldi langsung dipukuli oleh kedua orang tersebut hingga terjatuh.

Aldi juga dipukuli oleh tiga orang lainnnya yang tidak dikenalnya hingga mengalami luka.

“Kepala aku dipukul pakai kursi plastik dan aku terjatuh, kemudian aku langsung dikeroyok oleh mereka dan aku berusaha kabur ” ungkapnya.

Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Yon E Winara melalui Kanit III SPK Ipda Herison, membenarkan adanya laporan korban terkait pengeroyokan.

“Benar korban yang merupakan driver ojek online ini menjadi pengeroyokan oleh 5 orang. Akibat kejadian ini korban mengalami luka robek di kepala dan melapor ke SPKT Polresta, laporan sudah kita terima dan selanjutnya akan segera ditindak lanjuti ke unit reskrim,” pungkasnya.

(tribunnews/tow)