Dimarahi dan Nyaris Dipukul Pengemudi, Penumpang Grabcar Geram

16486

Sebuah akun Facebook bernama Nitya menceritakan pengalaman buruknya menggunakan jasa GrabCar. Ia memesan GrabCar setelah berbuka puasa dari Kota Klasabanka. Sejak awal naik ia mengatakan bahwa supir GrabCar tidak sopan, setelah tidak mengkonfirmasi dan membuat menunggu penumpang, tanpa permintaan maaf supir Grab langsung bertanya “ini ke Jatinegara atau ke mana sih??”, dijawab dengan datar oleh penumpang. Setelah itu supir langsung membawa mobilnya dengan ngebut.

Akun Facebook Bernama Nitya, geram atas sikap Supir Grab yang tidak sopan.

Karena macet, penumpang memberi jalan alternatif, namun tidak menjadi solusi, dan supir Grab langsung marah pada penumpangnya. Selama marah, penumpang diam karena tidak ingin terpancing emosi, namun menurut penumpang, supir Grab makin kurang ajar dan penumpang akhirnya tidak bisa menahan emosinya lalu berkata “bapak tuh kurang ajar ya tidak ada sopannya, menghubungi kami pun tidak. Kami tadi nunggu lama”.

Supir Grab tersebut membalikkan badannya dan ingin memukul penumpang dan respon supir semakin menjadi-jadi “Ngomong apa tadi? Saya dibilang kurang ajar? Yang butuh siapa ya yang telepon yang butuh! Banyak yang mau naik Grab saya bukan cuma situ aja!”.

Setelah itu penumpang diturunkan dari mobil di tengah jalan.

Tulisan tersebut viral dan sudah dibagikan nyaris 4000 pengguna Facebook, dilampiri profil supir dan video ketika supir marah dan menyuruh penumpangnya turun.

Profil Supir Grab

Berbagai komentar hadir merespon kejadian tersebut, beberapa ikut marah karena seharusnya supir Grab harus profesional, dan beberapa yang komentar juga pernah mengalami hal yang tidak menyenangkan ketika memakai jasa Grab.

Akun bernama Arya Natama berkomentar “Emang iya kok, rata-rata GrabCar supirnya kurang sopan..”

Ada juga akun yang membela supir Grab dengan komentar “Bos-bos namanya juga bayar murah ya kualitasnya begitu. Mau kualitas bagus bayar mahal”. Komentar ini direspon beberapa orang bahwa seharusnya supir Grab tetap harus profesional, karena profesinya membutuhkan dia untuk bersikap sopan dan santun.

Bagaimana tanggapan pembaca?

(tow)