Akibat Ulahnya, Pengendara Uber Dicari Mahasiswi

6675

Pada 20 November saya berangkat kuliah dengan me ngendarai motor. Di tengah perjalanan, mendadak ada ojek Uber yang melaju dari arah berlawanan dengan ngebut. Karena hendak menghindari lubang, pengendara ojek Uber mengambil jalur saya.

Saya sudah mengerem. Tapi, pengendara ojek Uber tetap ngegas penuh sehingga menabrak motor saya. Akibatnya, saya terjatuh dalam posisi tengkurap. Kedua tangan saya sampai terlindas. Saat saya kesakitan serta dibopong warga dan satpam di lokasi kejadian, pengendara ojek Uber dan penumpangnya cuma nonton dari atas motor.

Baca: Pengadilan Inggris Tolak Permintaan Banding Uber

Pengendara ojek itu minta maaf. Tapi, dia tidak mau mengganti biaya pengobatan dan menolak kejadian tersebut dilaporkan kepada polisi. Dia merasa tidak salah. Akhirnya, KTP si pengendara ojek Uber diminta dengan paksa. Tapi, setelah itu dia kabur.

Ayah saya minta bantuan ke kantor Uber Surabaya. Tapi, mereka enggan menolong. Padahal, kami tidak minta ganti rugi kepada pihak Uber. Kami hanya minta bantuan untuk melacak pengendara ojek berinisial IH yang kabur itu.

MELLIANA PUTRI, Tambak Medokan Ayu, Surabaya.

(suarapembaca/tow)