5 Kisah Mengharukan Driver Ojek Online yang Bisa Bikin Kamu Nangis

20302

Kemunculan ojek online ini sangat membantu mobilitas kamu. Apalagi saat macet dan membutuhkan kendaraan berupa motor yang bisa masuk ke gang kecil sehingga sampai di tempat tujuan dengan tepat waktu. Belum lagi untuk urusan mengantar barang.

Namun dari banyaknya jenis penumpang yang dihadapi, ada saja yang dihadapi para ojek online ini. Berikut kisah mengharukan tentang ojek online yang bisa bikin kamu nangis:

Tak Punya Tempat Tinggal

Baru-baru ini ramai postingan dari seorang penumpang yang naik ojek online dan mendengarkan curhatan dari sopirnya. Saat ditanya oleh penumpangnya, driver tersebut tinggal di mana, dia lalu menjawab enggak punya tempat tinggal.

Selama ini dia hanya menumpang dari satu pangkalan ojek ke pangkalan lainnya. Jawaban driver online ini jadi menyentuh penumpang tersebut karena perjuangan yang dilakukan oleh sopirnya.

Uang yang Tak Utuh

Belum lama ini ada salah seorang ojek online yag mendapat perlakukan kurang baik. Dia menerima bayaran dengan uang kertas rusak sehingga nggak bisa dipakai.

Tak hanya itu, ojek itu pun cerita bahwa penumpang itu sempat mengomelinya. Hal ini jadi pelajaran supaya kita lebih menghargai setiap profesi.

Dipecat Pihak Operator

Kisah driver ojek ini sempat menjadi viral. Seorang penumpang nggak hanya membuat driver-nya rugi waktu tapi juga sampai dipecat. Seorang driver mendapat orderan dari ITB menuju Baltos dari seorang penumpang cewek.

Tapi di tengah jalan, penumpang tersebut meminta keluar dari rute yang dituju. Driver pun setuju karena bilangnya akan dibayar lebih.

Setelah sampai, driver tersebut harus menunggu sampai 1 jam lebih dan akhirnya tiba di tempat tujuan, driver hanya ditambah Rp 3 ribu. Tak hanya itu, dia diberi bintang satu dan bilang telah memeras customer-nya. Akibarnya, driver tersebut pun dipecat pihak operator.

Dibohongi Pelanggan

Kisah mengharukan tukang ojek online diungkapkan oleh seorang pemilik restoran di daerah Pejaten Village dan viral di Facebook. Ceritanya ada driver yang diminta pelanggannya memesan 20 porsi iga bakar madu.

Bapak driver yang sudah nggak terlihat muda ini akhirnya menggunakan uang pribadi untuk menalangi biaya pemesanan. Saat pesanan sudah jadi dan driver tersebut mencari alamat pelanggannya, dia tak menemukan alamat tersebut. Akhirnya driver kembali ke restoran tersebut dan memohon agar dikembalikan uangnya.

Dibully Pelanggan

Seorang driver ojek online curhat lewat akun Facebook-nya tentang pelanggan yang berkeluh kesah. Jadi ceritanya driver bernama Panji ini meng-cancel orderan karena setelah 30 menit menunggu tapi pelanggannya tak kunjung datang.

Pelanggan tersebut lalu marah dan malah mengancam driver tersebut. Driver itu pun membalik keadaan dan akhirnya bikin pelanggannya kapok juga minta maaf. Kejadian ini mengajarkan kita untuk lebih menghargai satu sama lain.

Apapun pekerjaannya asal halal siapapun perlu menganggap orang dengan derajat sama. Bukan karena ada bayaran atau membayar, orang bisa berkenan untuk menyakiti orang lain, bukan?

(WowKeren/tow)