4 Faktor Penyebab Masyakarat Gemar Naik Ojek Online

22

Datangnya era digital merevolusi banyak sektor kehidupan manusia. Salah satunya adalah sistem transportasi. Kini sistem transportasi seperti ojek dan taksi, kian canggih dengan berbasis aplikasi, yang bisa diakses dari smart phone.

Survei dari lembaga penelitian RISED (Research Institute of Socio-Economic Development), menunjukkan ada beberapa hal yang menjadi faktor mengapa para konsumen gemar naik ojek online.

Apa saja?

Pertama adalah kemudahan bermobilitas. Sebanyak 83 persen dari 2.001 responden memilih hal ini sebagai faktor utama mengapa mereka memilih ojek online.

Tidak dipungkiri, ojek online memang menawarkan berbagai kemudahan. Sebab, konsumen bisa mengakses layanan ini hanya melalui aplikasi di layar smart phone, kapanpun dan dimanapun.

“Keunggulan ojol (ojek online) adalah door to door service. Jadi konsumen hanya perlu naik satu kali transportasi dari/dan sampai depan pintu rumah,” ujar Ketua Tim Peneliti RISED Rumayya Batubara, di Jakarta Pusat, Senin (11/2/2019).

Faktor kedua adalah soal tarif parkir dan BBM. Dengan menggunakan jasa ojek online, konsumen bakal terbebas dari dua beban kewajiban itu. Sebanyak 77 persen responden memilih faktor ini sebagai manfaat utama dari ojek online.

Sementara untuk faktor ketiga adalah soal efisiensi waktu. Ojek online bisa jadi salah satu alternatif transportasi di kota dengan traffic lalu lintas padat seperti Jakarta. Dengan naik ojek online, konsumen bisa menyingkat waktu perjalanan. Sebanyak 76 persen responden memilih hal ini sebagai manfaat utama ojek online.

Di luar ketiga faktor tersebut, ada lagi satu faktor tambahan yang membuat konsumen suka naik ojek online. Menurut Mantan Ketua YLKI dan Mantan Komisioner Komnas HAM, Zumrotin K Susilo, Faktor tersebut adalah bahwa ojek online bisa dijadikan feeder bagi orang yang ingin menggunakan transportasi umum.

“Ojol bisa jadi feeder. Terutama untuk perjalanan sekitar 1 sampai 2 km ke stasiun atau terminal, pasti banyak orang yang membutuhkan,” terang Zumrotin.

(detik/tow)