1.000 Unit GrabWheels Segera Mengaspal di Jabar

9
Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengendarai GrabWheels di area Safety Workshop GrabWheels di ajang WJF 2019 di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Sabtu (2/11/2019). Foto/Dok.Grab

Grab, everyday everything app terkemuka di Asia Tenggara, siap menghadirkan 1.000 unit skuter elektrik (e-scooters) bernama GrabWheels dan 50 titik Stasiun GrabWheels di Provinsi Jawa Barat hingga akhir 2019 ini.

Kesiapan tersebut merupakan tindak lanjut peluncuran GrabWheels di Kampus Institut Teknologi Bandung (ITB) beberapa waktu lalu dan implementasi dari nota kesepahaman antara Grab dengan Pemprov Jabar untuk menghadirkan alat transportasi alternatif yang praktis dan ramah lingkungan.

Grab West Java Leader Yose Tireza Arizal mengemukakan, setelah peluncuran GrabWheels di Kampus ITB beberapa waktu lalu, sebanyak 50 unit GrabWheels yang tersebar di sembilan titik stasiun kini bisa dinikmati masyarakat maupun wisatawan yang berkunjung ke Bandung.

“Target kita sampai akhir tahun ini menghadirkan 50 titik stasiun dan 1.000 unit GrabWheels. Kita sudah MoU (menandatangani nota kesepahaman) dengan (Gubernur Jabar) Pak Ridwan Kamil. Bukan hanya di Bandung, tapi tersebar di Jabar,” ujar Yose sela-sela event West Java Festival (WJF) 2019 di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Sabtu (2/11/2019).

Yose melanjutkan, kehadiran GrabWhels di ajang WJF 2019 yang digelar 1-3 November 2019 sekaligus menandakan kehadiran GrabWheels di berbagai lokasi lainnya di Provinsi Jabar sebagai wujud dari nota kesepahaman antara Grab dengan Pemprov Jabar. “Ini sudah live, (GrabWheels) segera berseliweran,” imbuhnya.

Yose berharap, sebagai alat transportasi alternatif yang praktis dan ramah lingkungan, GrabWheels memudahkan masyarakat maupun wisatawan untuk menjangkau tempat-tempat yang berdekatan namun sulit dijangkau menggunakan kendaraan bermotor.

“GrabWheels untuk memudahkan masyarakat dan wisatawan menjangkau jarak-jarak deket, kalau pakai kendaraan seperti motor, mobil itu akan terjebak kemacetan,” jelasnya.

Untuk menggunakan skuter elektrik ini pun cukup mudah. Warga yang sudah memiliki aplikasi Grab tinggal masuk dan pilih menu ‘e-Scooter’. Di dalam menu tersebut tertera map dan titik yang menunjukkan lokasi stasiun adanya skuter tersebut. Selain itu, tertera keterangan jumlah skuter yang tersedia. “Tarifnya pun sangat terjangkau. Hanya Rp8.000 untuk 30 menit,” sebut Yose.

Yose melanjutkan, kesiapannya menghadirkan 1.000 unit GrabWhels di Jabar juga tak lepas dari besarnya potensi konsumen pengguna GrabWhels, seperti di Bandung yang sarat dengan tempat wisata dan banyak dikunjungi wisatawan.

“Dengan menggunakan GrabWheels, mereka bisa menikmati keindahan kota maupun objek wisata hingga kuliner dengan cara yang fleksibel dan cepat,” ujarnya seraya menyebutkan, pihaknya fokus mengincar daerah-daerah di Jabar yang kaya akan potensi wisatanya.

Disinggung soal keamanan dan keselamatan GrabWheels, Yose meyakinkan, pihaknya mengutamakan keamanan dan keselamatan konsumen GranWheels. Para pengguna GrabWheels akan mendapatkan tips berkendara aman melalui aplikasi Grab dan e-Scooter mereka.

“Kita sudah punya parameter safety-nya, seperti lampu yang harus menyala dan penggunanya harus berumur 13 tahun ke atas. Komunikasi juga terus dipantau lewat aplikasi. Kalau ada kendala, nanti ada tim yang datang,” jelasnya.

Sementara itu, Gubernur Jabar Ridwan Kamil yang turut hadir dalam WJF 2019 itu menyempatkan diri mencoba mengendarai GrabWheels di area Safety Workshop GrabWheels.

Dalam kesempatan itu, Gubernur yang akrab disapa Emil itu berharap, kehadiran GrabWheels menjadi salah satu opsi untuk urusan mobilitas jarak pendek warga Jabar. Selain itu, kata Emil, dengan penggunaan tenaga listrik, GrabWheels juga menjadi contoh nyata penggunaan teknologi dan transportasi yang ramah lingkungan. “Hal ini saya harap menjadi titik awal dari pengembangan ekosistem kendaraan listrik di Jawa Barat ke depannya,” kata Emil.

(sindonews/transonlinewatch)